BismillaaHirrohmaanirrohiim
Sebenernya saya termasuk orang yang rada cuek untuk urusan perawatan wajah. Cukup oles pelembab ples bedak. Untuk bersihin, cukup dengan fasial wash *kalo ada* atau sabun mandi juga ga apa-apa.
Ceritanya beberapa bulan lalu, saya dapet body lotion asal negri londho sana , alhamdulillah cocok dan enak *soale gratis*. Terus nyoba *yang ini sih beli ndiri* pelembabnya. Awalnya sih nothing wrong. Sampai akhirnya muncul jerawat, satu... dua... Lho kok tambah banyak dan menyebar ya?! Dan gatal nya itu yang ga nahan :( Kaya'nya sih karena pelembab nya too oily, sampai-sampai kulit wajah saya yang normal *bahkan cenderung kering* jadi berontolan.
Setelah itu ketemu seorang teman, yang kerjanya memang di bidang perawatan wajah. Katanya, facial wash tidak cukup efektif untuk membersihkan wajah. Pesannya lagi, gunakan peeling sebagai senjata ampuh buat merawat kulit wajah.
Jadilah sejak sebulan lalu, pelembab itu saya pensiun-kan. Mulailah ritual perawatan wajah. Sebelum tidur *kalo bisa* bersihkan wajah dengan susu pembersih ples penyegarnya, cuma butuh 5-10 menit. Seminggu dua kali, gunakan peeling untuk merontokkan lapisan kulit yang mati dan masker untuk mengencangkan kulit wajah juga menghilangkan noda bekas jerawat . Nah kalo yang ini nunggu maskernya kaku bisa sampai 1 jam atau lebih *apalagi kalo ketiduran* :)
Alhamdulillah sekarang sudah ada perubahan. Jerawat mulai hilang, tidak ada gatal-gatal. Tinggal menghilangkan noda-noda bekas jerawatnya itu. Oiya, akhirnya saya kembali ke pelembab dulu, yang sudah setia menemani sejak saya SMA *halah*.
Intinya, mencegah lebih baik dari mengobati. Usaha kan kulitwaja selalu bersih biar sehat. Dan ternyata untuk perawatannya juga ga susah-susah amat kok. Seperti cara saya diatas, mudah dan murah bukan ?! Semua bisa dilakukan dirumah.
Semoga bermanfaat buat yang lain :)
Sunday, February 18, 2007
Saturday, February 10, 2007
Kabar-Kabari
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Pa kabar temen-temen? Mudah-mudahan sehat semua. Alhamdulillah saya sekeluarga juga dalam kondisi sehat.
Udah lama banget *hampir sebulan* ga buka inet. Buka blogger aja bingung, kenapa harus bikin account di Google segala? *heran.com*
Beberapa waktu lalu, hp saya rada error. Tiba-tiba aja contact number di phone book hilang. Beneran hilang! Bolak-balik saya cek, yang ada cuma tulisan "empty". Sebagian besar nomor yang tersimpan disana pun tak terselamatkan. Kecuali beberapa yang pernah saya catat di buku. Jadi, maaf ya temans kalo belum ada sms dari saya.
Di Jakarta sekarang lagi musim banjir. Ga usah jauh-jauh, deket rumah juga kebanjiran. Alhamdulillah rumah ortu di Bekasi aman-aman saja dari serbuan air. Cumaaaa... lokasinya kan dibelakang perumnas 3. Nah... disitu banjirnya mayan tinggi. Jadi walaupun ga kebanjiran, tetep ga bisa kemana-mana karena jalan keluarnya harus nglewatin perumnas 3 itu. Alhamdulillah sudah mulai surut karena panas beberapa hari ini.
Sebenernya ga mengherankan juga kalo banjir sering bertandang. Buang sampah seenaknya yang bikin saluran air mampet, sistem drainase yang ga jelas, kurangnya lahan untuk serapan air, jalur hijau yang diembat untuk bangunan, dll, dsb. Dan inilah akibatnya...
Tapiii... moso' betah sih jadi langganan banjir?!
*Hampir sebulan, kangen.... dan jetlag Sg masih terasa. Miss u all friends...*
Pa kabar temen-temen? Mudah-mudahan sehat semua. Alhamdulillah saya sekeluarga juga dalam kondisi sehat.
Udah lama banget *hampir sebulan* ga buka inet. Buka blogger aja bingung, kenapa harus bikin account di Google segala? *heran.com*
Beberapa waktu lalu, hp saya rada error. Tiba-tiba aja contact number di phone book hilang. Beneran hilang! Bolak-balik saya cek, yang ada cuma tulisan "empty". Sebagian besar nomor yang tersimpan disana pun tak terselamatkan. Kecuali beberapa yang pernah saya catat di buku. Jadi, maaf ya temans kalo belum ada sms dari saya.
Di Jakarta sekarang lagi musim banjir. Ga usah jauh-jauh, deket rumah juga kebanjiran. Alhamdulillah rumah ortu di Bekasi aman-aman saja dari serbuan air. Cumaaaa... lokasinya kan dibelakang perumnas 3. Nah... disitu banjirnya mayan tinggi. Jadi walaupun ga kebanjiran, tetep ga bisa kemana-mana karena jalan keluarnya harus nglewatin perumnas 3 itu. Alhamdulillah sudah mulai surut karena panas beberapa hari ini.
Sebenernya ga mengherankan juga kalo banjir sering bertandang. Buang sampah seenaknya yang bikin saluran air mampet, sistem drainase yang ga jelas, kurangnya lahan untuk serapan air, jalur hijau yang diembat untuk bangunan, dll, dsb. Dan inilah akibatnya...
Tapiii... moso' betah sih jadi langganan banjir?!
*Hampir sebulan, kangen.... dan jetlag Sg masih terasa. Miss u all friends...*
Tuesday, December 19, 2006
Flower Power 5
BismillaaHirrohmaanirrohiim
kalau yang ini express project, selesai dalam 3 hari. Kalau mood lagi enak, bikin desain sulaman, pilih warna dan pilih jenis stitching nya jadi lebih mudah, mengalir lancarrr :)

kalau yang ini express project, selesai dalam 3 hari. Kalau mood lagi enak, bikin desain sulaman, pilih warna dan pilih jenis stitching nya jadi lebih mudah, mengalir lancarrr :)
Selesai sudah koleksi Flower Power saya. Semuanya ada 6 pieces: coklat, hijau muda, pink, biru, hijau tua dan orange muda.
Jadi, yang mana satu pilihan Anda? :)
Tadinya setelah ini mau bikin my baby's collection. Udah ngumpulin desain nya, lucu-lucu banget deh. Apa daya ternyata belum waktunya. Anggap saja dikasih kesempatan bikin koleksi dengan tema lain.Perlu Dirawat Juga
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Setelah keguguran, saya harus dikuret karena kantung plasenta masih tertinggal didalam rahim. Setelahnya, selain bleeding *mungkin seperti darah nifas setelah melahirkan* juga disertai ngilu dan kram disekitar perut plus kembung.
Seperti anjuran dokter, minum antibiotik selama seminggu, Folic Acid dan pain killer jika perlu. Itu thok! Toh saya pikir juga "cuma" keguguran, *mungkin* side effect nya tidak sedasyat seperti setelah melahirkan sampe harus minum jamu, pakai bengkung dan ritual lainnya.
Nelpon mama di Bekasi, katanya gini,
"Kalau nglahirin normal, bayi keluar sendiri. Nah kalau dikuret, dimasukin alat ke dalam rahim. Ibaratnya rahim dalam kondisi terluka. Jadi tetep harus perawatan seperti habis melahirkan."
Jadilah setiap hari, setelah sarapan, saya harus menghajar madu, folic acid, pil jamu dan kunyit asem, kurang lebih 40 hari setelah dikuret. Tambahan lagi, setiap habis mandi pagi, perut diolesi minyak telon, tapel sirih dan pakai korset.
Ribet memang, tapi terbukti berkhasiat *buat saya*. Jadi jalani sajah...
Oiya, jamu habis bersalin dan kunyit asem nya saya dapat dari Joo Chiat Complex *deket Paya Lebar MRT*. Daun sirih ada di wet market Geylang. Kalau di KL, toko jamu-jamuan Indo bertebaran di Chow Kit.
Setelah keguguran, saya harus dikuret karena kantung plasenta masih tertinggal didalam rahim. Setelahnya, selain bleeding *mungkin seperti darah nifas setelah melahirkan* juga disertai ngilu dan kram disekitar perut plus kembung.
Seperti anjuran dokter, minum antibiotik selama seminggu, Folic Acid dan pain killer jika perlu. Itu thok! Toh saya pikir juga "cuma" keguguran, *mungkin* side effect nya tidak sedasyat seperti setelah melahirkan sampe harus minum jamu, pakai bengkung dan ritual lainnya.
Nelpon mama di Bekasi, katanya gini,
"Kalau nglahirin normal, bayi keluar sendiri. Nah kalau dikuret, dimasukin alat ke dalam rahim. Ibaratnya rahim dalam kondisi terluka. Jadi tetep harus perawatan seperti habis melahirkan."
Ribet memang, tapi terbukti berkhasiat *buat saya*. Jadi jalani sajah...
Oiya, jamu habis bersalin dan kunyit asem nya saya dapat dari Joo Chiat Complex *deket Paya Lebar MRT*. Daun sirih ada di wet market Geylang. Kalau di KL, toko jamu-jamuan Indo bertebaran di Chow Kit.
Thursday, December 14, 2006
Flower Power 4
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Sebelumnya, terima kasih atas perhatian dan doa dari temen-temen semua. InsyaAlloh everything *almost* back to normal. Berusaha untuk sabar dan tetep usaha.
Ini laporan tentang sulaman lagi. Ga bosen kan ya? *jawab serentak, nggaaa* :)
Agak istimewa karena had been prepared during my up and down feeling. Alhamdulillah selesai juga, walaupun waktunya molor banget. Gimana ngga lama, ngerjainnya di sela-sela bawaan yang pengen tidur melulu, disela-sela bosen kala bedrest, disela-sela nangis bombay.
Dikasih bling-bling *aka beads aka manik-manik* biar lebih gaya, halah.
Enjoy... dan dibeli dongggg hehehe :)
Sebelumnya, terima kasih atas perhatian dan doa dari temen-temen semua. InsyaAlloh everything *almost* back to normal. Berusaha untuk sabar dan tetep usaha.
Ini laporan tentang sulaman lagi. Ga bosen kan ya? *jawab serentak, nggaaa* :)
Agak istimewa karena had been prepared during my up and down feeling. Alhamdulillah selesai juga, walaupun waktunya molor banget. Gimana ngga lama, ngerjainnya di sela-sela bawaan yang pengen tidur melulu, disela-sela bosen kala bedrest, disela-sela nangis bombay.
Dikasih bling-bling *aka beads aka manik-manik* biar lebih gaya, halah.
Enjoy... dan dibeli dongggg hehehe :)
Wednesday, December 06, 2006
Poligami
BismilaaHirrohmaanirrohim
Aa Gym nikah lagi. Bikin geger masyarakat, sampai hari ini beritanya masih hangat. Dari rakyat jelata sampai pejabat. Poligami, dari dulu memang jadi tema sensitif.
"...Nikahilah oleh kamu wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Akan tetapi jika kalian khawatir tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahilah seorang saja atau nikahilah budak-budak yang kalian miliki. Hal itu adalah lebih dekat pada sikap tidak berbuat aniaya" (QS AN-Nisa:3)
"Sekali-kali tidak akan tapat berlaku adil diantara istri-istri kalian, walaupun kalian sangat ingin berbuat demikian. Oleh karena, janganlah kalian terlalu condong (kepada yang kalian cintai) hingga kalian membiarkan yang lainnya terkatung-katung" (QS an-Nisa :129)
Poligami adalah bagian dari syariat Islam. Lha wong ada di Al-Qur'an kok (lengkap dengan syarat dan batasannya). Tapi bukan mentang-mentang dibolehkan, begitu lihat body mulus dan kulit halus, langsung kepikiran poligami... Hueks !
Hadits Rosululloh Saw.
"Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu beruntung" (H.R Bukhari)
Nama nya juga syariat, suka ngga suka, rela ga rela, harus diterima. Saya dapat materi poligami waktu kuliah dulu. Waktu itu rasanya susaaaaah banget buat nerima. Tapi untunglah pak gurunya sabar menjawab semua pertanyaan ngeyel dan nyeleneh dari muridnya yang perempuan semua.
Semua yang Alloh perbolehkan dan Alloh larang, pasti untuk kebaikan manusia. Pasti ada hikmah yang indah dibalik semua.
Di masyarakat Indo biasanya kisah poligami lebih banyak mendatangkan masalah ketimbang bahagia. Kalau pun begitu, kemungkinan besar yang salah adalah PELAKU poligaminya, BUKAN syariatnya. Syariat Alloh tidak ada yang salah.
Mungkin perlu juga ditulis buku tentang kisah sukses hidup berpoligami. Untuk mengimbangi cerita sedih yang banyak beredar. Untuk membuktikan bahwa BUKAN syariatnya yang salah, buktinya ada yang bahagia kok. Tapi lihatlah pelakunya.
Untuk episode Aa Gym, menurut saya pribadi, selama poligami dilakukan dengan kesiapan ilmu, kesiapan harta, kesiapan hati, dari sang suami, istri pertama dan istri seterusnya, ya silahkan saja. Intinya masing-masing pihak yang terkait sadar dan siap untuk hidup berpoligami.
Sebagai orang luar yang tidak terlibat sama sekali, tidak perlu kisruh. Kenapa harus sedih kalau istri pertama sudah merelakan dan memberi lampu hijau. kenapa harus kecewa kalau sang suami merasa hal itu bisa membawa kebaikan bagi keluarganya. Kenapa mesti marah kalau istri seterusnya memang sudah dinikahi secara sah, bukan sebagai perebut suami orang seperti kebanyakan anggapan masyarakat.
Buat Aa Gym sekeluarga:
"Baarokallohu laka wa baaroka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khoir".
Aa Gym nikah lagi. Bikin geger masyarakat, sampai hari ini beritanya masih hangat. Dari rakyat jelata sampai pejabat. Poligami, dari dulu memang jadi tema sensitif.
"...Nikahilah oleh kamu wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Akan tetapi jika kalian khawatir tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahilah seorang saja atau nikahilah budak-budak yang kalian miliki. Hal itu adalah lebih dekat pada sikap tidak berbuat aniaya" (QS AN-Nisa:3)
"Sekali-kali tidak akan tapat berlaku adil diantara istri-istri kalian, walaupun kalian sangat ingin berbuat demikian. Oleh karena, janganlah kalian terlalu condong (kepada yang kalian cintai) hingga kalian membiarkan yang lainnya terkatung-katung" (QS an-Nisa :129)
Poligami adalah bagian dari syariat Islam. Lha wong ada di Al-Qur'an kok (lengkap dengan syarat dan batasannya). Tapi bukan mentang-mentang dibolehkan, begitu lihat body mulus dan kulit halus, langsung kepikiran poligami... Hueks !
Hadits Rosululloh Saw.
"Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu beruntung" (H.R Bukhari)
Nama nya juga syariat, suka ngga suka, rela ga rela, harus diterima. Saya dapat materi poligami waktu kuliah dulu. Waktu itu rasanya susaaaaah banget buat nerima. Tapi untunglah pak gurunya sabar menjawab semua pertanyaan ngeyel dan nyeleneh dari muridnya yang perempuan semua.
Semua yang Alloh perbolehkan dan Alloh larang, pasti untuk kebaikan manusia. Pasti ada hikmah yang indah dibalik semua.
Di masyarakat Indo biasanya kisah poligami lebih banyak mendatangkan masalah ketimbang bahagia. Kalau pun begitu, kemungkinan besar yang salah adalah PELAKU poligaminya, BUKAN syariatnya. Syariat Alloh tidak ada yang salah.
Mungkin perlu juga ditulis buku tentang kisah sukses hidup berpoligami. Untuk mengimbangi cerita sedih yang banyak beredar. Untuk membuktikan bahwa BUKAN syariatnya yang salah, buktinya ada yang bahagia kok. Tapi lihatlah pelakunya.
Untuk episode Aa Gym, menurut saya pribadi, selama poligami dilakukan dengan kesiapan ilmu, kesiapan harta, kesiapan hati, dari sang suami, istri pertama dan istri seterusnya, ya silahkan saja. Intinya masing-masing pihak yang terkait sadar dan siap untuk hidup berpoligami.
Sebagai orang luar yang tidak terlibat sama sekali, tidak perlu kisruh. Kenapa harus sedih kalau istri pertama sudah merelakan dan memberi lampu hijau. kenapa harus kecewa kalau sang suami merasa hal itu bisa membawa kebaikan bagi keluarganya. Kenapa mesti marah kalau istri seterusnya memang sudah dinikahi secara sah, bukan sebagai perebut suami orang seperti kebanyakan anggapan masyarakat.
Buat Aa Gym sekeluarga:
"Baarokallohu laka wa baaroka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khoir".
Friday, November 24, 2006
Belum Waktunya
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Bahagia bersamamu
Walau beberapa minggu
Tapi
Kau harus kembali
Kepada Sang Kholik
Yang Maha Pemilik
Tak dapat kutolak, tak dapat ku tahan
Meski apa jua ku lakukan
Risau ku pun terjadi
Itulah takdir Ilahi
Ternyata
Belum waktunya
Mendengar tangis dan tawa itu
dan celoteh memanggilku ibu
Ah... cukup sudah airmata
Baiknya ku berdoa
Agar Sabar dalam hati
Kan selalu bersemi
Note:
22 November malam, KL yang mengharu biru
Bahagia bersamamu
Walau beberapa minggu
Tapi
Kau harus kembali
Kepada Sang Kholik
Yang Maha Pemilik
Tak dapat kutolak, tak dapat ku tahan
Meski apa jua ku lakukan
Risau ku pun terjadi
Itulah takdir Ilahi
Ternyata
Belum waktunya
Mendengar tangis dan tawa itu
dan celoteh memanggilku ibu
Ah... cukup sudah airmata
Baiknya ku berdoa
Agar Sabar dalam hati
Kan selalu bersemi
Note:
22 November malam, KL yang mengharu biru
Wednesday, November 15, 2006
Alhamdulillah :)
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Membaca comment di posting sebelumnya jadi bikin senyum-senyum. Seperti main tebak-tebakan, ada yang langsung to the point, ada juga yang malu-malu.
Alhamdulillah sekarang saya memang sedang hamil. Rejeki nomplok dari Alloh setelah 1,5 tahun pernikahan saya & masTham. Alhamdulillah... yang di tunggu-tunggu datang juga :)
Kira-kira baru minggu ke-6. Kenapa kira-kira?
Jadi begini, hari pertama last period saya itu 28 Agustus. Periksa ke rumah sakit 1 November lalu, menurut hitungannya, seharusnya usia kehamilan saya sudah 8 minggu. Itu baru secara perhitungan tanggal.
Pas di USG, dokternya heran kenapa fetus nya masih kecil (untuk ukuran 8 minggu)?
8 Oktober saya cek dengan test pack, masih satu garis. 21 Oktober, saya cek lagi, baru lah muncul dua garis. Berarti pembuahan nya kemungkinan besar setelah 8 Oktober itu. Jadi memang belum 8 minggu kan? Akhirnya dari hasil USG, dokter perkirakan usia kehamilan baru 4 minggu.
Tapi dokternya masih belum mau memberikan prediksi tanggal kelahiran.
"Tunggu USG bulan berikutnya. Kemungkinan fetus sudah lebih besar, lebih mudah diamati dan diperkirakan usianya."
Ok, insyaAlloh akhir November ini USG lagi.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah mendoakan.
Mudah-mudahan Alloh memberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan selama proses kehamilan hingga melahirkan kelak.
Mudah-mudahan saya bisa melahirkan secara normal, lancar dan sehat.
Mudah-mudahan jabang bayi juga dalam kondisi sehat dan normal.
Aamin.
Note:
Setelah bergaul dengan para bumil, alhamdulillah akhirnya saya ketularan juga :)
Membaca comment di posting sebelumnya jadi bikin senyum-senyum. Seperti main tebak-tebakan, ada yang langsung to the point, ada juga yang malu-malu.
Alhamdulillah sekarang saya memang sedang hamil. Rejeki nomplok dari Alloh setelah 1,5 tahun pernikahan saya & masTham. Alhamdulillah... yang di tunggu-tunggu datang juga :)
Kira-kira baru minggu ke-6. Kenapa kira-kira?
Jadi begini, hari pertama last period saya itu 28 Agustus. Periksa ke rumah sakit 1 November lalu, menurut hitungannya, seharusnya usia kehamilan saya sudah 8 minggu. Itu baru secara perhitungan tanggal.
Pas di USG, dokternya heran kenapa fetus nya masih kecil (untuk ukuran 8 minggu)?
8 Oktober saya cek dengan test pack, masih satu garis. 21 Oktober, saya cek lagi, baru lah muncul dua garis. Berarti pembuahan nya kemungkinan besar setelah 8 Oktober itu. Jadi memang belum 8 minggu kan? Akhirnya dari hasil USG, dokter perkirakan usia kehamilan baru 4 minggu.
Tapi dokternya masih belum mau memberikan prediksi tanggal kelahiran.
"Tunggu USG bulan berikutnya. Kemungkinan fetus sudah lebih besar, lebih mudah diamati dan diperkirakan usianya."
Ok, insyaAlloh akhir November ini USG lagi.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah mendoakan.
Mudah-mudahan Alloh memberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan selama proses kehamilan hingga melahirkan kelak.
Mudah-mudahan saya bisa melahirkan secara normal, lancar dan sehat.
Mudah-mudahan jabang bayi juga dalam kondisi sehat dan normal.
Aamin.
Note:
Setelah bergaul dengan para bumil, alhamdulillah akhirnya saya ketularan juga :)
Wednesday, November 08, 2006
Dicari... Segera!
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Lagi baca buku, ujug-ujug pengen makan siang pake tumis kangkung plus ikan asin. Tapi pengen nya sekarang juga, segera! Ah, padahal belum lagi jam 1 siang.
Tumis kangkung nya yang pedes, pedes banget malah, bukan manis seperti yang biasa dijual disini. Gampang lah, masak saja sendiri. Untungnya pas ada kangkung di kulkas. Nah ikan asin nya beli yang udah matang saja. Kalau goreng sendiri khawatir diprotes sama Frau sebelah dan wong londho didepan, bau nya kan pasti ngambreng kemana-mana tuh.
Dengan semangat 45 *hiperbola mode on* jalan kaki ke Bukit Bintang Plaza Food Court. Ada Thailand food stall, Chinese food stall, Malay food stall, noodle stall. Tapi buat saya saat itu, yang menarik ya ikan asin saja, tepat nya ikan sepat. Menggoda sekali, seperti melambai-lambai,
"hayo makan saya"
halah :)
Tapi teu enakeun juga kalau cuma beli itu aja, dibungkus pula. Mahalan biaya plastik, tisu dan kertas kasirnya kali. Jadilah saya beli lauk lain buat penggembira.
Sampai dirumah, beres-beres barang belanjaan (buah dan beberapa pritilan), siapin kangkung dan bumbu-bumbunya, masak sebentar. Tadaaa... tumis kangkung siap disantap.
Bismillah, kesampaian juga makan siang dengan tumis kangkung pedes banget plus ikan asin. Alhamdulillah nikmat, nikmat sekali malah. Dengan desserts rujak.
Btw, tahukah Anda, lauk penggembira yang saya turut beli? Telor asin. Udah ga kepikiran mau beli lauk apa, pengen nya ikan asin thok. Sampai dirumah baru sadar, kenapa saya belinya yang asin-asin semua?
Jadi inget senin lalu, saya sudah bersiap sedia mau masak soto ayam. Semua bahan nya komplit plit di kulkas. Lha kok ujug-ujug (lagi) pengen makan pecel. Jadilah ngerebus sayuran yang ada di kulkas, siram bumbu pecel. Ditambah pelengkap tempe dan tahu goreng, tidak ketinggalan peyeknya. Ah nikmat, serasa masih di Kediri.
Lagi baca buku, ujug-ujug pengen makan siang pake tumis kangkung plus ikan asin. Tapi pengen nya sekarang juga, segera! Ah, padahal belum lagi jam 1 siang.
Tumis kangkung nya yang pedes, pedes banget malah, bukan manis seperti yang biasa dijual disini. Gampang lah, masak saja sendiri. Untungnya pas ada kangkung di kulkas. Nah ikan asin nya beli yang udah matang saja. Kalau goreng sendiri khawatir diprotes sama Frau sebelah dan wong londho didepan, bau nya kan pasti ngambreng kemana-mana tuh.
Dengan semangat 45 *hiperbola mode on* jalan kaki ke Bukit Bintang Plaza Food Court. Ada Thailand food stall, Chinese food stall, Malay food stall, noodle stall. Tapi buat saya saat itu, yang menarik ya ikan asin saja, tepat nya ikan sepat. Menggoda sekali, seperti melambai-lambai,
"hayo makan saya"
halah :)
Tapi teu enakeun juga kalau cuma beli itu aja, dibungkus pula. Mahalan biaya plastik, tisu dan kertas kasirnya kali. Jadilah saya beli lauk lain buat penggembira.
Sampai dirumah, beres-beres barang belanjaan (buah dan beberapa pritilan), siapin kangkung dan bumbu-bumbunya, masak sebentar. Tadaaa... tumis kangkung siap disantap.
Bismillah, kesampaian juga makan siang dengan tumis kangkung pedes banget plus ikan asin. Alhamdulillah nikmat, nikmat sekali malah. Dengan desserts rujak.
Btw, tahukah Anda, lauk penggembira yang saya turut beli? Telor asin. Udah ga kepikiran mau beli lauk apa, pengen nya ikan asin thok. Sampai dirumah baru sadar, kenapa saya belinya yang asin-asin semua?
Jadi inget senin lalu, saya sudah bersiap sedia mau masak soto ayam. Semua bahan nya komplit plit di kulkas. Lha kok ujug-ujug (lagi) pengen makan pecel. Jadilah ngerebus sayuran yang ada di kulkas, siram bumbu pecel. Ditambah pelengkap tempe dan tahu goreng, tidak ketinggalan peyeknya. Ah nikmat, serasa masih di Kediri.
Monday, November 06, 2006
Jumpa Lagi
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Apa kabar temen-temen? Alhamdulillah saya dan masTham dalam keadaan sehat. Sebenarnya udah balik ke KL sejak 28 Oktober lalu tapi baru sekarang ada semangat posting :)
Cerita lebaran kemarin, seneng bisa ketemu keluarga di Kediri yang biasanya cuma bisa ngumpul komplit setahun sekali. Tak lupa para krucil yang cepat sekali perkembangannya (keponakan dari pihak masTham ada 8 orang).
Tahun lalu, ada yang ngomongnya masih belakang kata saja dan nge-fans banget ama lagu “mumu” alias “Ada Apa Denganmu”-nya Peter Pan. Lha, kemarin ngomongnya sudah cerewet banget dengan logat jawa medhok plus hapal lagu “My Heart” (walaupun yang bagian bahasa Inggrisnya masih aa uu). Ada lagi yang tahun lalu masih lugu boy lantas karena kebanyakan nonton film Power Ranger jadi suka becandaan sambil mukul, nendang, ngikutin gaya pahlawan nya di TV, aduh le…
Ada yang lucu, waktu adik iparku nanya,
“Di KL kalau sahur jam berapa mbak?”
“Subuhnya sekitar 05.45. Berarti sahurnya sebelum itu”
“Halah, itu sih sarapan mbak, bukan sahur, hehehe”
Di kediri, jam 6 pagi biasanya memang kita sudah sarapan dan matahari pun mulai terang. Menu favorit sego tumpang dan sego pecel, setiapppp hari, beli sama bakul deket rumah. MasTham senenganne sego tumpang, kalau saya? Pecel terasa lebih enak slrrup.
Sebungkus sego (nasi) yang ditemani dengan sayuran rebus (bayam, kacang panjang, labu, kecambah, dll) disiram dengan bumbu pecel atau sambel tumpang, peyek plus tempe goreng. Hanya seribu lima ratus, perut keroncongan bisa jadi kenyang.
Sambel tumpang ini makanan khas Kediri. Bahan utamanya tempe busuk yang sudah berbau. Awalnya saya agak ragu juga, ga apa-apa nih dimakan? Ternyata uenak tenan :) Di Sg saya juga suka bikin base on request masTham. Beli tempe yang biasa dan letakkan saja didapur (jangan di kulkas ya) untuk beberapa hari, sampai tempe agak menghitam dan berbau. Tambahkan bumbu-bumbu dan dimasak…. Siap disantap.
Nah itu yang happy happy nya. Sedihnya, ga bisa kumpul sama mama, ayah, adek-adek plus keluarga di Bekasi (dan sekitarnya). Yup, ini pertama kalinya saya berlebaran tanpa mudik ke Bekasi. Yang ada nelponnnnn terus. Mudah-mudahan tahun depan Alloh memberi kesempatan berlebaran di Bekasi, InsyaAlloh...
Apa kabar temen-temen? Alhamdulillah saya dan masTham dalam keadaan sehat. Sebenarnya udah balik ke KL sejak 28 Oktober lalu tapi baru sekarang ada semangat posting :)
Cerita lebaran kemarin, seneng bisa ketemu keluarga di Kediri yang biasanya cuma bisa ngumpul komplit setahun sekali. Tak lupa para krucil yang cepat sekali perkembangannya (keponakan dari pihak masTham ada 8 orang).
Tahun lalu, ada yang ngomongnya masih belakang kata saja dan nge-fans banget ama lagu “mumu” alias “Ada Apa Denganmu”-nya Peter Pan. Lha, kemarin ngomongnya sudah cerewet banget dengan logat jawa medhok plus hapal lagu “My Heart” (walaupun yang bagian bahasa Inggrisnya masih aa uu). Ada lagi yang tahun lalu masih lugu boy lantas karena kebanyakan nonton film Power Ranger jadi suka becandaan sambil mukul, nendang, ngikutin gaya pahlawan nya di TV, aduh le…
Ada yang lucu, waktu adik iparku nanya,
“Di KL kalau sahur jam berapa mbak?”
“Subuhnya sekitar 05.45. Berarti sahurnya sebelum itu”
“Halah, itu sih sarapan mbak, bukan sahur, hehehe”
Di kediri, jam 6 pagi biasanya memang kita sudah sarapan dan matahari pun mulai terang. Menu favorit sego tumpang dan sego pecel, setiapppp hari, beli sama bakul deket rumah. MasTham senenganne sego tumpang, kalau saya? Pecel terasa lebih enak slrrup.
Sebungkus sego (nasi) yang ditemani dengan sayuran rebus (bayam, kacang panjang, labu, kecambah, dll) disiram dengan bumbu pecel atau sambel tumpang, peyek plus tempe goreng. Hanya seribu lima ratus, perut keroncongan bisa jadi kenyang.
Sambel tumpang ini makanan khas Kediri. Bahan utamanya tempe busuk yang sudah berbau. Awalnya saya agak ragu juga, ga apa-apa nih dimakan? Ternyata uenak tenan :) Di Sg saya juga suka bikin base on request masTham. Beli tempe yang biasa dan letakkan saja didapur (jangan di kulkas ya) untuk beberapa hari, sampai tempe agak menghitam dan berbau. Tambahkan bumbu-bumbu dan dimasak…. Siap disantap.
Nah itu yang happy happy nya. Sedihnya, ga bisa kumpul sama mama, ayah, adek-adek plus keluarga di Bekasi (dan sekitarnya). Yup, ini pertama kalinya saya berlebaran tanpa mudik ke Bekasi. Yang ada nelponnnnn terus. Mudah-mudahan tahun depan Alloh memberi kesempatan berlebaran di Bekasi, InsyaAlloh...
Friday, October 20, 2006
Selamat Idul Fitri 1427 H
BismillaaHirrohmaanirrohiim
InsyaAlloh besok berangkat mudik ke Kediri. Balik lagi ke KL 28 Oktober. Off dulu satu pekan ke depan ya teman-teman...
Tak lupa, saya dan masTham mengucapkan:
InsyaAlloh besok berangkat mudik ke Kediri. Balik lagi ke KL 28 Oktober. Off dulu satu pekan ke depan ya teman-teman...
Tak lupa, saya dan masTham mengucapkan:
Selamat Idul Fitri 1427 H
Taqobalallohu minna wa minkum
Semoga Alloh menerima (amalan) kami dan anda sekalian
Mohoon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang lalu
Thursday, October 19, 2006
Flower Power 3
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Maksudnya sih mau nyoba nyulam cara crewel. Tapi tetap pakai benang katun, soalnya kalau pake wol agak berbulu dan jarumnya lebih besar, khawatir bolong-bolong nya keliahatan di bahan baju.
Beda teknik ini, setiap pola/gambar tertutup rapat dengan sulaman. Lumayan lama ngerjainnya, apalagi kalau gambarnya besar-besar dan keburu bosan di tengah jalan. Wah tanda-tanda selesainya bisa mbesok-mbesok (bukan besok lho yaaa)...
Setelah selesai, sepeti biasa minta pendapat kritikus di rumah (the one and only)
"Bagus ga mas?"
"Kok kaya' tempelan gitu ya? Itu beneran di sulam?", dengan ekspresi heran tapi bukan memuji.
Whuaa masss, daku sudah nyulam susah payah niy... Ogah banget kalau harus di buka-in lagi dan di sulam ulang.
Tapiii yang ini bukan untuk dijual. Setelah dilihat-lihat, ternyata warna pink nya kok klop bener dengan rok saya yang memang belum ada temennya. Motifnya pun dicontek dari sana.
Tema nya masih flower power, bunga nya kelihatan ga? Cari aja yang nyelip ditengah-tengah :)
Kata masTham lagi,
"Itu tuh yang orange muda aja, warna nya kalem, sulamannya juga bagus."
Halah, baju buat jualan kok ditaksir sendiri.
Beda teknik ini, setiap pola/gambar tertutup rapat dengan sulaman. Lumayan lama ngerjainnya, apalagi kalau gambarnya besar-besar dan keburu bosan di tengah jalan. Wah tanda-tanda selesainya bisa mbesok-mbesok (bukan besok lho yaaa)...
Setelah selesai, sepeti biasa minta pendapat kritikus di rumah (the one and only)
"Bagus ga mas?"
"Kok kaya' tempelan gitu ya? Itu beneran di sulam?", dengan ekspresi heran tapi bukan memuji.
Whuaa masss, daku sudah nyulam susah payah niy... Ogah banget kalau harus di buka-in lagi dan di sulam ulang.
Tapiii yang ini bukan untuk dijual. Setelah dilihat-lihat, ternyata warna pink nya kok klop bener dengan rok saya yang memang belum ada temennya. Motifnya pun dicontek dari sana.
Tema nya masih flower power, bunga nya kelihatan ga? Cari aja yang nyelip ditengah-tengah :)
Kata masTham lagi,
"Itu tuh yang orange muda aja, warna nya kalem, sulamannya juga bagus."
Halah, baju buat jualan kok ditaksir sendiri.
Monday, October 16, 2006
Oleh-Oleh
BismillaaHirrohmaanirrohiim





Dendeng balado, gulai nangka, paru, ayam pop dan rendang. Nama dan rasanya sudah tidak asing lagi… Tapi ini bukan saya dapat dari “Sedehana” karena mudik pun belum.
Jum’at dan Sabtu lalu ceritanya masTham menengok rumah di Sg. Pulangnya bawa oleh-oleh banyak. Iya, banyak... lima macam masakan padang.
Kalau ibu-ibu selesai belanja sayur mayur di Geylang, jangan lupa mampir ke hawker center nya. Cari aja food stall "Masakan Padang Sinar Pagi". Mudahnya, cari yang antriannya paling panjang, didepan kedai-nya ada macam-macam sertifikat penghargaan.
Menu andalannya rendang dan gulai nangka. Tapi menurut saya, dendeng balado plus paru nya juga sedap. Seperti biasa, ayam pop versi Sg, ayamnya dibakar sedikit terus disiram kuah (mereka nyebutnya ayam bakar). Enak juga, tapi potongannya gede bener, satu potong cukup buat makan berdua.
Kesimpulannya lima macam masakan tadi enak, rasanya ga beda jauh dengan rumah makan padang di Indo. Sampai-sampai rela melucur dari ujung barat ke ujung timur, sekitar 1 jam perjalanan naik MRT, yang kalau lagi capek, bisa buat tidur dulu :)
Efek samping melihat foto-foto diatas harap ditanggung sendiri hehhe :)
Dendeng balado, gulai nangka, paru, ayam pop dan rendang. Nama dan rasanya sudah tidak asing lagi… Tapi ini bukan saya dapat dari “Sedehana” karena mudik pun belum.
Jum’at dan Sabtu lalu ceritanya masTham menengok rumah di Sg. Pulangnya bawa oleh-oleh banyak. Iya, banyak... lima macam masakan padang.
Kalau ibu-ibu selesai belanja sayur mayur di Geylang, jangan lupa mampir ke hawker center nya. Cari aja food stall "Masakan Padang Sinar Pagi". Mudahnya, cari yang antriannya paling panjang, didepan kedai-nya ada macam-macam sertifikat penghargaan.
Menu andalannya rendang dan gulai nangka. Tapi menurut saya, dendeng balado plus paru nya juga sedap. Seperti biasa, ayam pop versi Sg, ayamnya dibakar sedikit terus disiram kuah (mereka nyebutnya ayam bakar). Enak juga, tapi potongannya gede bener, satu potong cukup buat makan berdua.
Kesimpulannya lima macam masakan tadi enak, rasanya ga beda jauh dengan rumah makan padang di Indo. Sampai-sampai rela melucur dari ujung barat ke ujung timur, sekitar 1 jam perjalanan naik MRT, yang kalau lagi capek, bisa buat tidur dulu :)
Efek samping melihat foto-foto diatas harap ditanggung sendiri hehhe :)
Thursday, October 12, 2006
Akhirnya..... Jadi Mudik :)
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Menurut jadwal project nya masTham, tanggal 20 oktober kami balik ke Sg, tanggal 22 pergi lagi ke KL. Kemungkinan besar lebaran di KL. MasTham udah mulai wanti-wanti ke saya,
"Mungkin lebaran ini kita ga mudik".
Ya sudahlah... kalau memang jadwalnya begitu. Tapi lebaran di KL? tanpa keluarga, tanpa teman?
Untunglah kalender KL agak berbeda dengan Sg. Idul Fitri libur 2 hari, ditambah libur Deepavali 1 hari lagi. Kalau bisa cuti 2 hari, ditambah weekend...total jendral liburan kami kira-kira 8 hari.
Harap-harap cemas menunggu acc permohonan cuti. Alhamdulillah... akhirnya approved juga :)
8 hari untuk Bekasi dan Kediri, ujung barat dan ujung timur. Tahun ini seharusnya kami ber-hari raya di Bekasi dulu baru ke Kediri. Tapi berhubung tahun ini masTham belum pernah pulkam nengok bapak-ibu, plus libur yang mepet, kesepakatan bersama, tahun ini ber-hari raya di Kediri sajah, ga mampir ke Bekasi (lagian, bingung juga nyari tiket Kediri-Bekasi, udah gini hari)
Selanjutnya, cari tiket. Di KL liburan Idul Fitri termasuk peak season, cari tiket mayan susyeh, apalagi klo mendadak. Penerbangan yang biasanya murmer pun jadi mahal ga ketulungan, ga beda jauh ama yang lain. Setelah cek beberapa website, telpon sana-sini...
Hampir semua fully booked. Dengan sangat tidak rela, kami pun terdaftar sebagai waiting list untuk tiket KL-Surabaya, 21 oktober.
Khawatir juga siy, waiting listnya nomor berapa nih? Kalau seratus sekian, sama aja kaya' mengharap hujan dilangit (padahal lagi musim kering). Untunglah ada gold member enrich nya masTham,oleh-oleh perjalan ke Afrika dulu, kata mbak call center nya kami masuk first priority... horayyyy....
Doa saya dan masTham
"Mudah-mudahan ada orang yang cancel tiketnya karena dapat kerja yang gaji nya guede, sampe dia rela ga jadi mudik" :D
Tiap hari telpon call center, menanyakan status tiket kami. Alhamdulillah... hari ahad lalu (8 oktober) ticket confirmed! Jadi mudik juga...
Ah, jadi kangen ayah, mama, adek-adek di Bekasi :(
"Lorong Ceylon -KLIA-Surabaya-Kediri-Gurah, KurangLebih10JamPerjalanan*
Menurut jadwal project nya masTham, tanggal 20 oktober kami balik ke Sg, tanggal 22 pergi lagi ke KL. Kemungkinan besar lebaran di KL. MasTham udah mulai wanti-wanti ke saya,
"Mungkin lebaran ini kita ga mudik".
Ya sudahlah... kalau memang jadwalnya begitu. Tapi lebaran di KL? tanpa keluarga, tanpa teman?
Untunglah kalender KL agak berbeda dengan Sg. Idul Fitri libur 2 hari, ditambah libur Deepavali 1 hari lagi. Kalau bisa cuti 2 hari, ditambah weekend...total jendral liburan kami kira-kira 8 hari.
Harap-harap cemas menunggu acc permohonan cuti. Alhamdulillah... akhirnya approved juga :)
8 hari untuk Bekasi dan Kediri, ujung barat dan ujung timur. Tahun ini seharusnya kami ber-hari raya di Bekasi dulu baru ke Kediri. Tapi berhubung tahun ini masTham belum pernah pulkam nengok bapak-ibu, plus libur yang mepet, kesepakatan bersama, tahun ini ber-hari raya di Kediri sajah, ga mampir ke Bekasi (lagian, bingung juga nyari tiket Kediri-Bekasi, udah gini hari)
Selanjutnya, cari tiket. Di KL liburan Idul Fitri termasuk peak season, cari tiket mayan susyeh, apalagi klo mendadak. Penerbangan yang biasanya murmer pun jadi mahal ga ketulungan, ga beda jauh ama yang lain. Setelah cek beberapa website, telpon sana-sini...
Hampir semua fully booked. Dengan sangat tidak rela, kami pun terdaftar sebagai waiting list untuk tiket KL-Surabaya, 21 oktober.Khawatir juga siy, waiting listnya nomor berapa nih? Kalau seratus sekian, sama aja kaya' mengharap hujan dilangit (padahal lagi musim kering). Untunglah ada gold member enrich nya masTham,oleh-oleh perjalan ke Afrika dulu, kata mbak call center nya kami masuk first priority... horayyyy....
Doa saya dan masTham
"Mudah-mudahan ada orang yang cancel tiketnya karena dapat kerja yang gaji nya guede, sampe dia rela ga jadi mudik" :D
Tiap hari telpon call center, menanyakan status tiket kami. Alhamdulillah... hari ahad lalu (8 oktober) ticket confirmed! Jadi mudik juga...
Ah, jadi kangen ayah, mama, adek-adek di Bekasi :(
"Lorong Ceylon -KLIA-Surabaya-Kediri-Gurah, KurangLebih10JamPerjalanan*
Monday, October 09, 2006
Kerang Rebus Kuah Kuning
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Versi lain mengolah kerang hijau. Praktis dan cepat karena semua bumbu cukup dikeprek dan direbus :) Kalau mama bikin ini, wah... langsung diserbu dan habis dalam sekejap.
Bahan:
Air untuk merebus
1 kg kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.
Bumbu:
4 siung bawang putih, keprek
5 cm jahe, keprek
2 cm kunyit, keprek (jangan terlalu banyak)
1 sdt merica bubuk
Garam secukupnya
Cara membuat:
1. Panaskan air hingga didih.
2. Masukkan semua bumbu.
3. Masukkan kerang. Masak hingga hingga kulit kerang terbuka dan kerang matang.
Mudah kan….
Bahan:
Air untuk merebus
1 kg kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.
Bumbu:
4 siung bawang putih, keprek
5 cm jahe, keprek
2 cm kunyit, keprek (jangan terlalu banyak)
1 sdt merica bubuk
Garam secukupnya
Cara membuat:
1. Panaskan air hingga didih.
2. Masukkan semua bumbu.
3. Masukkan kerang. Masak hingga hingga kulit kerang terbuka dan kerang matang.
Mudah kan….
Flower Power 2
Friday, October 06, 2006
Smoky KL
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Salah satu rutinitas pagi, buka tirai jendela lebar-lebar jadi cahaya matahari bisa masuk. Ga lupa buka pintu balkon biar udara didalam bertukar dengan yang baru. Kemana matahari? seperti nya pagi ini agak mendung. Kenapa sedikit terasa sesak?
Akhirnya saya tutup lagi pintu itu dan menyalakan mesin yang bisa membuat udara jadi angin cepoi-cepoi.
Dari berita di tipi semalam, diberitakan bahwa KL akan terkena dampak dari kebakaran hutan di pulau Sumatera. Yah, apalagi kalau bukan ASAP (dalam bahasa melayu: jerebu).
Saya baru ngeh... Ternyata pagi ini tidak mendung jendral! Asap, yah asap itulah yang menutupi matahari, menutupi ruang diatas sana.
Duh Indonesia ku... bencana kok ga selesai-selesai. Bencana yang kemungkinan besar disebabkan kesalahan manusia. Bencana yang sama dan terjadi berulang kali. Bukan kah bencana yang lalu bisa dipelajari untuk upaya pencegahan???
Mudah-mudahan titik-titik api bisa segera dipadamkan. Jangan hanya menunggu guyuran hujan dilangit dong Pak... Alih-alih berharap musim penghujan segera datang, yang ada malah batuk-batuk dan sesak nafas yang meradang :(
Foto diambil dari balkon rumah, sekitar pukul 9.30 am. Serupa... tapi tak sama. Do you realize something missing there?


*BahkanTwinTowerPunLenyapUntukBeberapaSaat*
Akhirnya saya tutup lagi pintu itu dan menyalakan mesin yang bisa membuat udara jadi angin cepoi-cepoi.
Dari berita di tipi semalam, diberitakan bahwa KL akan terkena dampak dari kebakaran hutan di pulau Sumatera. Yah, apalagi kalau bukan ASAP (dalam bahasa melayu: jerebu).
Saya baru ngeh... Ternyata pagi ini tidak mendung jendral! Asap, yah asap itulah yang menutupi matahari, menutupi ruang diatas sana.
Duh Indonesia ku... bencana kok ga selesai-selesai. Bencana yang kemungkinan besar disebabkan kesalahan manusia. Bencana yang sama dan terjadi berulang kali. Bukan kah bencana yang lalu bisa dipelajari untuk upaya pencegahan???
Mudah-mudahan titik-titik api bisa segera dipadamkan. Jangan hanya menunggu guyuran hujan dilangit dong Pak... Alih-alih berharap musim penghujan segera datang, yang ada malah batuk-batuk dan sesak nafas yang meradang :(
Foto diambil dari balkon rumah, sekitar pukul 9.30 am. Serupa... tapi tak sama. Do you realize something missing there?
*BahkanTwinTowerPunLenyapUntukBeberapaSaat*
Wednesday, October 04, 2006
Landlord saya yang sekarang baik!
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Sofa yang lapisan kulitnya terkelupas disana-sini, agak berbau dan bisa bikin gatal-gatal kalau dipakai buat tidur-tiduran sambil nonton tipi.
Minta ganti sama enci nya? Ah, rasanya mustahil. Coffe table nya aja dia ga mau menyediakan. Daripada living room kami gaya-jepang-terbalik (ada sofa tapi ga ada meja), akhirnya kami lah yang beli meja nya.
Buat kami, keberadaan sofa itu agak mengganggu juga, mengganggu hidung dan kulit. Alhamdulillah ketemu couch cover yang murmer (lagi sale siy). Tapiii couch covernya itu kan standar Amerika padahal sofa kami standar... standar apa ya.... ga tau juga pake standar apa, jadi agak kedodoran. Dengan personal touch jadilah ia well fitted dan menjelma jadi sofa yang cantik heheh...
Yah... itu cerita lama, waktu kami ngontrak di Clementi tahun lalu.
*****
Kemarin malam, sms masuk ke hp masTham
"2nite abt 9pm kakak akan datang antar krusi rotan dan meja 4 hall, yg lama boleh tukar atau disimpan"
Whuaaa alhamdulillah....
1 set kursi ruang tamu plus satu buah sofa, yang walaupun umpel-umpelan, bisa dipakai tidur-tiduran sambil nonton tipi duduaan bareng masTham. Masih dalam kondisi cukup baik dan nyaman dipakai, sungguh! Kami pun tak pernah menyinggung tentang sofa, apalagi minta ganti....
Jadi ga sabar pengen "mampir" ke rumah Sg, kira-kira kursi barunya kaya' gimana ya?.... *menghayal mode on*
Ups... coba igat-ingat lagi.... kira-kira seminggu lalu... waktu saya meninggalkan Sg.... ruang tamu udah diberesin belum ya... khawatir masih pabalatak...
Message of the story:
Pastikan meninggalkan rumah dalam keadaan bersih dan rapih.
Sofa yang lapisan kulitnya terkelupas disana-sini, agak berbau dan bisa bikin gatal-gatal kalau dipakai buat tidur-tiduran sambil nonton tipi.
Minta ganti sama enci nya? Ah, rasanya mustahil. Coffe table nya aja dia ga mau menyediakan. Daripada living room kami gaya-jepang-terbalik (ada sofa tapi ga ada meja), akhirnya kami lah yang beli meja nya.
Yah... itu cerita lama, waktu kami ngontrak di Clementi tahun lalu.
*****
Kemarin malam, sms masuk ke hp masTham
"2nite abt 9pm kakak akan datang antar krusi rotan dan meja 4 hall, yg lama boleh tukar atau disimpan"
Whuaaa alhamdulillah....
1 set kursi ruang tamu plus satu buah sofa, yang walaupun umpel-umpelan, bisa dipakai tidur-tiduran sambil nonton tipi duduaan bareng masTham. Masih dalam kondisi cukup baik dan nyaman dipakai, sungguh! Kami pun tak pernah menyinggung tentang sofa, apalagi minta ganti....
Jadi ga sabar pengen "mampir" ke rumah Sg, kira-kira kursi barunya kaya' gimana ya?.... *menghayal mode on*
Ups... coba igat-ingat lagi.... kira-kira seminggu lalu... waktu saya meninggalkan Sg.... ruang tamu udah diberesin belum ya... khawatir masih pabalatak...
Message of the story:
Pastikan meninggalkan rumah dalam keadaan bersih dan rapih.
Friday, September 29, 2006
Kerang Rebus Saus Tiram
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Alhamdulillah udah sehat lagi, udah puasa lagi :)
Hari kamis 2 minggu lalu, para ibu di Lakeside dan sekitarnya pada ketemuan ditempat tetangga baru. Dueket, cuma dipisahin pagar ama blok rumahku. Bawa kerang rebus buat cemilan. Resep dari Nova, tapiiii yang saya bikin ini minus air kaldu karena lagi kehabisan :)
Bahan:
1500ml air untuk merebus
750 gram kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.
Bumbu:
Minyak goreng untuk menumis
10 siung bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabe merah, iris (atau sesuai selera)
2 cm jahe, cincang
200 ml air kaldu
1 sdm saus tiram
1/4 sdt garam (saus tiram sudah asin)
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
3 batang daun bawang, iris
Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan jahe hingga harum.
2. Masukkan kerang, air, air kaldu dan saus tiram. Masak hingga mendidih, kulit kerang terbuka & kerang matang.
3. Tambahkan larutan tepung maizena dan garam.
4. Sajikan dengan irisan daun bawang.
Note: jangan takut klo mau beli kerang hijau, karena berat kulitnya jauuuuh dibanding isinya ;)
Alhamdulillah udah sehat lagi, udah puasa lagi :)
Hari kamis 2 minggu lalu, para ibu di Lakeside dan sekitarnya pada ketemuan ditempat tetangga baru. Dueket, cuma dipisahin pagar ama blok rumahku. Bawa kerang rebus buat cemilan. Resep dari Nova, tapiiii yang saya bikin ini minus air kaldu karena lagi kehabisan :)
1500ml air untuk merebus
750 gram kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.
Bumbu:
Minyak goreng untuk menumis
10 siung bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabe merah, iris (atau sesuai selera)
2 cm jahe, cincang
200 ml air kaldu
1 sdm saus tiram
1/4 sdt garam (saus tiram sudah asin)
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
3 batang daun bawang, iris
Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan jahe hingga harum.
2. Masukkan kerang, air, air kaldu dan saus tiram. Masak hingga mendidih, kulit kerang terbuka & kerang matang.
3. Tambahkan larutan tepung maizena dan garam.
4. Sajikan dengan irisan daun bawang.
Note: jangan takut klo mau beli kerang hijau, karena berat kulitnya jauuuuh dibanding isinya ;)
Monday, September 25, 2006
Selamat Puasa Romadhon
BismillaaHirrohmaanirrohiim
Romadhon telah tiba. Bulan yang dirindukan muslim sedunia.
Selamat menjalankan ibadah puasa Romadhon...
Maafin ya atas atas salah kata dan polah.
Baru hari kedua Romadhon dan puasa saya sudah bolong dua kali :( Sedih, seperti ada sesuatu yang hilang.
Kemarin, mulai nampak gejala mau flu, bersin-bersin sepanjang hari, plus ada acara mualnya segala. Akhirnya muntah-muntah dengan sukses sekitar jam 5 sore. Padahal harus berangkat ke KL jam 6 nya. Alhamdulillahnya kita pergi naik bis jadi bisa tidur sepanjang jalan.
Tadi pagi udah pasang weker buat sahur. Ah susah sekali untuk bangun, demam. Ternyata flu yang kemarin belum mencapai klimaksnya...
Mudah-mudahan bisa cepat sehat dan ikut berpuasa. Doakan saya yah teman-teman...
Romadhon telah tiba. Bulan yang dirindukan muslim sedunia.
Selamat menjalankan ibadah puasa Romadhon...
Maafin ya atas atas salah kata dan polah.
Baru hari kedua Romadhon dan puasa saya sudah bolong dua kali :( Sedih, seperti ada sesuatu yang hilang.
Kemarin, mulai nampak gejala mau flu, bersin-bersin sepanjang hari, plus ada acara mualnya segala. Akhirnya muntah-muntah dengan sukses sekitar jam 5 sore. Padahal harus berangkat ke KL jam 6 nya. Alhamdulillahnya kita pergi naik bis jadi bisa tidur sepanjang jalan.
Tadi pagi udah pasang weker buat sahur. Ah susah sekali untuk bangun, demam. Ternyata flu yang kemarin belum mencapai klimaksnya...
Mudah-mudahan bisa cepat sehat dan ikut berpuasa. Doakan saya yah teman-teman...
Subscribe to:
Posts (Atom)