Monday, May 28, 2007

Renovasi

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ceritanya lagi pengen suasana blog baru. Nyoba ubah disana-sini, tapi sedikit-sedikit ya... sesuai ama tahapan belajarnya :)

Jadi mohon maaf atas ketidaknyamanan mata anda ketika membuka blog ini, lagi di renovasi...

Note:
Matur nuwum ya Ge udah mau dicolak-colek pas lagi mentog :)

Friday, May 25, 2007

Puding Cereal Saus Coklat

BismilaaHirrohmaanirrohiim


Bikin cemilan manis yang gampang aja, ga perlu pake mixer dan oven. Dapet resep nya dari majalah Kartini. Karena kita cuma duduan, bikin 1/2 resep dapat 4 potong seperti yang di foto. Ini resep utuhnya ya...

Bahan:
150 gr cereal instant
1800 ml susu cair
1 bungkus agar-agar bubuk
200 gr gula pasir
1 tetes esens vanili
1/4 sdt garam

Saus:
200 ml susu cair
250 gram dark cooking chocolate *dcc*, di potek-potek kecil
1 tetes rhum jika suka *saya ga pake ini*

Cara membuat:
1. Campur susu cair, agar-agar dan gula pasir. Aduk rata, masak hingga didih.
2. Masukkan cereal, esens vanili dan garam, aduk rata. Angkat dan tuang dalam cetakan.
3. Saus: panaskan susu cair, masukkan dcc, aduk rata hingga coklat leleh. Angkat, tambahkan rhum.
4. Sajikan puding dengan saus coklat.
Enak disajikan dingin

Salad Buah

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Dapat resepnya dari sini. Kebeneran pas lagi banyak buah di rumah. Rasanya seger dan rame, asem asin manis. Tapi MT lebih suka buah potong polos, ga apa-apa juga deng, jadi saya ga ada saingan :')

Bahan:
Buah-buahan, terserah apa aja, potong kotak
Mayonnaise
Air perasan jeruk nipis
Keju cheddar
Susu, rasa apa aja asal jangan yang putih plain atau susu bubuk

Cara:
1. Susun potongan buah, beri mayonnaise dan air jeruk, aduk rata.
2. Siram dengan susu coklat.
3. Taburi dengan parutan keju.
4. Sebelum disajikan, simpan dalam lemari es.

Thursday, May 24, 2007

Rahasia

BismillaaHirrohmaanirrohim

Kemarin, sekitar jam 2 siang WIB saya telpon mama di Bekasi. Di akhir obrolan,
"Dika siang ini masuk ICU, ga sadarkan diri. Katanya ada penyumbatan apaa gitu."

Dika itu adik sepupu saya. Terakhir ketemuan kira-kira setahun lalu, dia datang ke Bekasi.
"Ci, pinjem komputernya dong. Buat ngerjain skripsi, sayang kalo nge-rental terus."
Karena kompie dirumah memang sedang tidak banyak digunakan, jadi yaa silahkan saja dibawa.

Pagi ini pukul 09.26 WIB, sekitar 05.26 waktu Jeddah, sebuah sms masuk
Sender:
Jia *sepupu saya juga*
+62813317xxxxxx
Ma, ada kbar duka, kmren sore dika meninggal, kena angin duduk...

"Innalillahi wa inna ilaihi roojiun, segala sesuatu milik Alloh dan kembali kepada Nya...

Rasanya kaya' mimpi...

Saya yang baru dititipi beberapa minggu saja sudah merasa kehilangan ketika "ia" harus kembali. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan Cing Sani dan Cing Meli, orangtua Dika, yang sudah merawatnya berpuluh tahun dan hanya 3 hari menjelang wisudaan S-1 nya.

Tapi itulah umur, kita tidak tahu kapan dan bagaimana ia akan berakhir di dunia ini. Itu rahasia Alloh...

Semoga Alloh mengampuni dosa-dosanya, menerima amal baiknya, melapangkan alam kuburnya dan memberi sebaik-baik tempat di sisiNya.

Note:
Ci/Cici = Kak/kakak
Cing/Encing = panggilan untuk adik *laki & perempuan* dari ayah atau ibu

Angin Duduk

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Berikut informasi yang saya dapat dari situs info-sehat tentang Angin Duduk.

Mitos Tentang Angin Duduk

Angin duduk sama dengan sindrom jantung koroner akut. Orang yang terserang angin duduk dapat langsung meninggal dunia hanya dalam waktu 15-30 menit. Padahal, si penderita sebelumnya terlihat sehat-sehat saja.

Dunia kedokteran belakangan ini berhasil mengidentifikasi istilah baru untuk penyakit jantung yang disebut dengan angin duduk. Ternyata, penyakit tersebut tidak sekedar masuknya angin berat ke dalam tubuh, tetapi identik dengan sindrom serangan jantung koroner yang bersifat akut (SSJKA).

Mitos yang berkembang di masyarakat memang menyatakan bahwa masuknya angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya karena bisa saja menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15-30 menit sejak serangan pertama. Jadi jika kita tiba-tiba merasa nyeri di dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun, tapi segera memeriksakan diri ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan gangguan jantung.

Gejala yang sering timbul yaitu munculnya keluhan nyeri di dada dan rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin. Keluhan nyeri tersebut dapat merambat ke kedua rahang gigi kanan dan kiri, bahu, serta punggung. Ada juga yang disertai dengan rasa kembung di ulu hati seperti masuk angin atau maag.

Penyebab angin duduk sebenarnya terletak pada penyempitan pembuluh darah di jantung (vasokonstriksi). Penyempitan itu dapat disebabkan oleh adanya timbunan lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol yang tinggi, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah, vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus, dan adanya infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan itu mengakibatkan kurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung. Ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan oksigen di dalam tubuh menyebabkan nyeri di dada, yang dalam istilah medis disebut sebagai angina.

Namun, keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA) dan serangan jantung koroner (SJK atau infark miokard) adalah berbeda. Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Sedangkan pada SSJKA, angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang dirasakan ketika sedang beristirahat dan bersifat mendadak. Biasanya si penderita bisa meninggal paling lama 15 menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan. Oleh sebab itu, kita sebaiknya waspada terhadap keluhan angin duduk. Pasalnya kebanyakan penderita sebelum terserang angin duduk akan tampak sehat-sehat saja.

Penanganan terhadap serangan tersebut dapat dilakukan dengan melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan atau obat untuk mengantisipasi ketidakseimbangan pasokan oksigen dan kebutuhan oksigen di dalam tubuh.


Info lainnya bisa dibaca di sini

Monday, May 21, 2007

Sabar... Sabarr...

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kira-kira itulah modal utama saat nyetir mobil disini, plus waspada.

Sepanjang jalan biasanya saya sibuk mengomentari ulah para pengendara *yang hanya dibolehkan untuk pria*,
"Kok gitu sih?"

Reaksi MT singkat saja,
"Ini Saudi."
Hmm rupanya sudah mulai harus terbiasa ya mas.

Gimana ga heran, coba perhatiin
- main belok seenaknya tanpa lampu sen
- nyalain sen kanan tapi beloknya ke kiri
- nyalip langsung dari jalur paling kanan ke jalur paling kiri tanpa sen
- nyalip pas lampu merah sampe bela-belain separuh rodanya naik ke trotoar *ampe mobilnya miring*
- dll, dsb *klo disebutin satu satu bisa ngelus dada*

Pernah juga, di lampu merah mobil kita di sundul dari belakang. Halooo... lagi lampu merah gitu lho! Mau jalan ke mana??? Yang didepan kita kan juga masih berhenti. Yang nyundul BMW, sayang perilaku nyetirnya ga sebagus si mobil, ga sayang ama mobil nyawa apa???

Awalnya saya bantuin MT kasih aba-aba,
"Awas kanan"
maksudnya ada yg mau nyalip *jelas tanpa sen* atau mundur dari parkiran slonong boy.

Tapi sekarang... kadang suka panasan juga kalo ada orang yang sembarangan
"Jangan kasih mas, nyalip kok kaya' gitu!"
Hehehe... esmosi sodara-sodara.

Untung nya disini ga ada pengendara motor *dan motor nya*. Kalo ada, wah bisa kalah keganasan tukang ojek di pintu tol Bekasi Timur.

Mungkin karena,
- harga mobil relatif murah karena tax free *separuh dari harga di Jakarta*,
- bensin murah * pertamax SR20 dapet 33-an liter, SR1=Rp2330*
- bus terbatas dan hanya untuk pria
makanya cukup banyak mobil pribadi sliweran. Ga apa-apa sih, tapi yang tertib dong! Maaf, esmosi lagi sodara-sodara...

Buat menetralisir keadaan biasanya salah satu dari kita bilang,
"Sabar... sabar...."

Tuesday, May 15, 2007

Ada Apa dengan Rawon???

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Dua kali saya bikin rawon dan masih belum berhasil!

Dulu waktu masih di Clementi, dapet kluwak dari Bradell. Mungkin karena menumis bumbu nya kurang mateng, rawonnya jadi bau langu. Langsung aja pilihin dagingnya, cuci bersih, simsalabim... jadi semur. Walaupun bau langunya masih nempel di daging, hiks :(

Nah, hari ini... berdasarkan pengalaman yang lalu, numis bumbu nya agak lamaan, sampai bau langu nya hilang. Rada curiga juga, kenapa jadi crispy begini?!

Ambil bumbunya secuil, campur dengan sedikit rebusan daging.
"Hueks... pahiiit"
ternyata tumisannya gosong. Soalnya kluwek warna hitam, mana kelihatan kalo dia udah gosong :(

Untungnya, sisa rebusan daging nya masih aman terkendali. Akhirnya berubah jadi soto betawi.

Ah musnah sudah harapan saya makan rawon hari ini. Padahal udah muter-muter nyari kecambah dan udah bikin sambel goreng terasi, slrupp.

Tolong dong temans... Gimana caranya bikin rawon yang sedap dan enak? Yang pasti tanpa bau langu dan pahit karena gosong. Please...

Gambar dari Google

Monday, May 14, 2007

Hot!

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Sejak di sini, saya dan MT jadi makin hot aja. Gimana ngga, klo siang suhu diluar 37-38C. Katanya sih belum seberapa klo dibanding summer *bulan Juli-Agustus* yang bisa sampai 40C. Nah, nuansa hot ini juga terbawa ke dalam rumah. Masih ngomongin cuaca lho ya :)

Sehari setelah sampai sini, sibuk unpack barang bawaan. Ga terasa udah menjelang dzuhur, mandi dulu ah...

Buka kran cold
"Auu", asli airnya panas bener.

Buka kran dua-duanya, hot dan cold
"Auuuuu", puanas banget... airnya sampai beruap gitu. Serasa mau jadi kepiting rebus :)

Pindah ke kamar mandi depan yang ga ada heaternya, buka kran
"Auu...."
Akhirnya mandi gaya cowboy.

Ternyata, tangki air ada di lantai paling atas, pasti kejemur dengan sempurna dong. Maka nya buka kran yang mana aja ga ngaruh, lha wong heaternya muanteb dari alam.

Tapi kan gerah juga ya, udah udara nya panas, mandi air panas pula. Putar-puter otak gimana bisa mandi pake air dingin.

Pertama, no heater!
Matiin heater dengan segera. Tadinya kepikiran diganti aja ama cooler. Tapi katanya, klo winter heaternya bener-bener berguna. Ok, berarti si heater di istirahatkan dulu.

Selanjutnya, tampung air dalam ember.
Klo nampung nya siang ini, biasanya besok siangnya udah jadi adem. Ga sedingin air es, tapi tetep segerrr...

Pernah saya udah nampung air, pas mau mandi... ga punya cebor (baca:gayung)! Mau pake gelas yang mini itu kok ya ga tega, kapan selesai mandi nya?!
Yah mandi cowboy lagi deh...

Bisa juga dingin cara instant. Caranya, tampung air dalam ember. Nah kan masih panas tuh, langsung masukin es batu sebanyak-banyaknya sampai mencapai derajat kedinginan yang kita inginkan, halah! :)

Baru-baru ini dapat tips dari seorang kawan. Walaupun di-off-kan, tabung dalam heater tetap menyimpan air. Nah biasanya air yang sudah tersimpan disitu jadi dingin dan baru keluar kalo kran hot dibuka. Buka kran cold pasti yang keluar air puanas. Jadi pas mandi buka kran hot dan cold bersamaan, dapet deh air hangat :) Tapi begitu air tampungan heaternya habis, airnya jadi panas lagi karena langsung mengalir dari tangki atas :(

Selain kran kamar mandi, kran di bak cuci piring dan mesin cuci juga sama. Jadi mulai membiasakan diri cuci-mencuci dengan air hangat *kadang panas*.

Tapi ada enaknya juga lho. Klo udah malam airnya berubah jadi hangat suam-suam kuku, hmmm...

Tuesday, May 08, 2007

Sepanjang Jalan Itu

BismillaaHirrohmaanirrohim

Alhamdulillah sampai juga di Jeddah dengan selamat :)

Sempet deg-degan sebelum berangkat mengingat ini long flight pertama saya, sendirian pula. Awalnya kita sudah mengusahakan supaya bisa berangkat sama-sama tapi apa daya terbentur peraturan imigrasi negara ybs.

Belum bisa apply visa karena MT berangkat pake visa bisnis yang masa berlakunya cuma satu bulan dan harus extend tiap bulannya. Setelah ganti jadi visa kerja dan punya Iqoma (semacam kartu tanda menetap), baru lah visa saya mulai di proses.

Awalnya mau berangkat pake Garuda karena direct flight. Tapiii... waktu MT berangkat dulu, flight jam 12.30 WIB delay *tanpa alasan yang jelas* jadi jam 21.00 :(

Akhirnya naik Singapore Airline yang tepat waktu, walaupun konsekuensinya harus transit dulu. Dari Soetta jam 09.15 WIB, sampai di Changi 11.50 local time di Gate F41. Ganti pesawat, harus boarding jam 12.00 di Gate E20. Lumayan ngos-ngosan soalnya jalan lari sambil nggeret cabin luggage dari ujung ke ujung, fiuh *sambil nyeka keringet*.

Oiya, di Soetta pengecekan barang bawaan ke kabin *terutama yang berupa cairan* sepertinya diperketat. Pemeriksaan pertama setelah pintu masuk, olive oil, pembersih dan penyegar *@ 175ml* udah kena sensor. Berhubung rumah keong koper besarnya udah masuk bagasi duluan, akhirnya barang-barang tadi titip mama, dibawa pulang lagi :(

Pemeriksaan kedua, sebelum masuk boarding room. Kali ini kuah "empek-empek Pak Raden" saya titipan yang kena tilang :(

"Klo kuahnya ga boleh dibawa, nanti saya makan empek-empek nya pake apaan dong pak?", sambil pasang muka memelas.

Tetep teu mempan pisan, katanya karena kuahnya itu cuka yang sifatnya korosif. Ya sudahlah, karena alasannya logis, saya relakan juga kuah itu berpindah tangan.

Yang sempet saya protes, kenapa waktu pemeriksaan sebelumnya kok si kuah ga kena sensor? Harusnya kan standar pemeriksaan yang dipake sama...

Okeh lanjut, berangkat lagi dari Changi 13.00 local time, sampai di Abu Dhabi 16.15 local time. Transit cuma satu jam jadi ga usah keluar pesawat. Lumayan bisa buat berdiri sambil jalan mondar-mandir. Gambar disamping, Abu Dhabi airport dari atas.

Menjelang landing, dari atas kelihatan hamparan gurun, sedikit hijau disana-sini. Eh kelihatan seperti ada semut berbaris, ooo ternyata mobil yang lalu lalang dijalan yang membelah padang pasir. Disekitar airport perumahannya terlihat seperti maket lengkap dengan mobil-mobilannya, rapi sekali.

Akhirnya sampai juga di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, jam 18.40 local time. Sekitar jam 22.40 WIB. Total jendral perjalanan saya kira-kira 14 jam. Gambar disamping, terminal khusus para jemaah haji, buesarrr banget, subhanalloh.

Sebelumnya, begitu turun pesawat di Jeddah, perempuan yang pergi tanpa mahrom dipisahkan. Biasanya para TKW yang harus di cek dulu izin kerja nya.

Nah, saya termasuk yang dipisahkan itu.
"Why?", tanya saya ke petugasnya.
"Are you working here?"
"No, i'm visiting my husband here"

Nah untungnya, cabin luggage saya dibawain ama seorang bapak *Syukron Pak!*, mungkin dikira petugasnya, dia itu suami saya. Alhamdulillah ga jadi dipisahkan, lewat jalur umum.

Di imigrasi, check point untuk pria, wanita dan famili dipisah. Ditanyain lagi tuh,
"Where is your husband?"
"He pick me up outside."
Bapak petugas kelihatan ragu-ragu. Alhamdulillah akhirnya passport saya di stempel juga, "cetok!" :)

Dari cerita seorang teman yang juga nyusul suami nya ke sini sendirian, biasanya klo wanita pergi tanpa mahrom, harus ada bukti valid bahwa suaminya benar-benar tinggal di Jeddah dan menjemputnya di luar. Caranya, minta tolong seseorang untuk pinjem kartu iqoma suami nya dan memperlihatkan ke petugas.

Alhamdulillah kemarin itu Alloh memberi saya kemudahan , Alhamdulillah.

Oiya, ada lagi, sebelumnya MT udah pesen,
"Menjelang landing di Jeddah nanti pake baju hitam ya".

Siip lah, udah disiapin di ransel. Cuma yang saya bawa kan baju gamis, bukan model abaya, jadi ngganti nya agak repot di lavatory pesawat yang seiprit itu.

"Ah mungkin ga apa-apa ga pake baju hitam, yang penting nutup aurat dengan rapi", begitu pikir saya.

Tapiii... begitu nongol di pintu keluar, yang nunggu semuanya cowok, kok ngeliatin saya sih? Untungnya udah ada MT yang jemput, langsung aja ngacir ke parkiran.

Ternyata oh ternyata, peraturan Pemerintah Jeddah, setiap perempuan (muslimah atau non muslimah) yang keluar rumah, wajib kudu harus pake abaya hitam. Pantesan aja tadi saya dianggap aneh kali ya... hehehe

Ok, nanti lanjut lagi cerita nya ya...

Gambar dari Google

Saturday, April 28, 2007

It's Time to Pack

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Off dulu untuk beberapa hari ya temans...

InsyaAlloh besok pagi saya pindahan ke Jeddah, Kingdom of Saudi Arabia. Mudah-mudahan lancar dan sampai tujuan dengan selamat.

Btw, ada yang punya teman, kenalan atau famili di sana? Klo iya, mohon info nya :) Biar saya punya teman "rumpi" disana.

Hope 2 see u all soon, insyaAlloh.

Thursday, April 12, 2007

Merica Pengusir Semut

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Saya udah pernah nyoba tips berikut. Alhamdulillah berhasil. Semoga bermanfaat juga buat yang lain :)

Semut memang hewan yang menjengkelkan. Apalagi jika wilayah operasi semut itu sudah menjangkau ruang makan, kamar tidur, kamar tamu dan ruang-ruang lainnya yang kita anggap sebagai ruang privat. Untuk mengusirnya, Anda bisa mencoba alternatif ini.

Taburkan serbuk merica di sekeliling kamar dan di sekeliling kaki meja. Jika memungkinkan, cari lubang semut dan taburkan merica di lubang semut.

Sebaiknya gunakan merica yang masih biji dan di giling sendiri, karena kebanyakan merica bubuk yang ada di pasaran sudah di campur bahan-bahan lain.

Tips dari Jeffry Junaedi, Cirebon
Tabloid Rumah edisi 108.V/03 April-16 April 2007

Gambar di ambil dari google

Saturday, April 07, 2007

Naik Kereta Api Tut Tut Tut

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Seharian kemarin saya bener-bener puasss jalan-jalan di kereta.

Jadi ceritanya mau pergi ke satu tempat. Berdasarkan informasi *yang tidak lengkap*, lebih enak naik kereta yang ke Parung saja.

Berangkatlah saya dari stasiun Cawang. Bodohnya, saya ngga nyadar tahu kalau ada dua tempat bernama Parung. Dua tempat yang terpisah jauh, di route kereta yang berbeda.

Nglewatin stasiun UI. Mulai tanya kanan-kiri, apa stasiun yang saya maksud masih jauh.

"Wah, salah naik kereta mbak. Harusnya yang ke arah Parung Panjang, Bukan Parung Bogor."

Jederrrrrrr...

Turun di stasiun Depok Lama. Udah nyerah, "naik taksi aja lah". Tapi sodara-sodara, stasiun itu ada nya in the midle of nowhere, ga ada taksi lewat.

Akhirnya, beli tiket lagi untuk kereta ke Kota. Dari sana nyambung kereta ke arah Parung Panjang *dzigggg*.

Memang butuh kesabaran, sikap nrimo, tepo saliro tapi tetap waspada tingkat tinggi kalau naik angkutan umum kelas rakyat kambing. Saya udah pasrah aja...
Tapi yang ngga sopan nya, kok ya selama perjalanan kepala saya penuh sama gambar-gambar ini...
Bapak, Ibu yang yang sedang menerima amanah mengurusi perkeretaapian Indonesia, apa ngga kepingin punya kereta yang lebih layak untuk rakyat nya???

Memang tidak simsalabim, tapi setidaknya niatan visi itu ada dan mulai terlaksana.
Gambar dari Google

Thursday, April 05, 2007

Ndongeng Menjelang Weekend

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Suatu ketika hidup seorang putri, sebut saja Putri Ayu. Setiap hari berharap dapat berjumpa dengan kekasih hati, Pangeran Adoh nama nya begitu.

Penantiannya tak sia-sia... dari kabar kabel yang diterima, sang pangeran akan kembali segera!

Sang putri sangat gembira, hati berbunga-bunga. Hampir semalaman tak bisa memejamkan mata, menanti esok tiba.

***
Eng..ing..eng.. Putri Ayu sedang menanti Pangeran Adoh di pintu gerbang. Tampak seraut wajah yang amal dikenal, senyumnya pun mengembang.

"Itu kah pangeran ku?", bisiknya dalam kalbu.
Dicubit tangannya seolah masih ragu, "Auu... sakit!"

***
Pangeran Adoh harus melewati jalan berliku penuh duri, mendaki dengan jurang dikanan kiri, demi bertemu sang putri.

"Putri Ayu, ini hadiah untukmu.."

"Pangeran Adoh, kau lah bingkisan terindah ku. Kado yang ku ingin slalu dan ku butuh tentu."

***
Tapi... Tugas lain tlah menanti. Sang pangeran harus kembali. Putri Ayu mengantar sampai pintu gerbang, melepas pangeran hati ke medan juang.

Gambar diambil dari google

Monday, March 12, 2007

Our 2nd Anniversary

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Tahun packing-unpacking, up-down extremly. Alhamdulillah i have you, to get all those thing through.

Karena ketentuan Alloh, kondisi nya sama seperti tahun lalu. Aku disini, dikau disana...

Allohu
Titip rindu
Untuk dia
Belahan jiwa


Semoga bisa menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah, aamin.

Li zaujii, ahabbu ilaika
intadzir 'ala nafsii
sa ajiiu ilaika haalan, insyaAlloh

Gambar diambil dari google


Saturday, March 10, 2007

Ada Yang Tau?

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Setting: mikrolet dari stasiun Kota ke arah Mangga dua (M39 atau M15A)

Kalau,
1- Ada 5 orang laki-laki umur 30-40 tahun naik hampir bersamaan.
2- Berpenampilan rapi jali seperti orang kantoran.
3- Membawa tas cukup besar, map atau menenteng jaket.
4- Mbayar tapi kok mau-mau nya duduk umpel-umpelan (kursi untuk 4 orang dipake duduk buat berlima).
5- Ada yang berusaha menutup atau membuka jendela angkot dengan berbagai dalih.
6- Ada uang koin (atau barang lain) yang jatuh.
7- Ada yang merasa kakinya terinjak atau seolah-olah sedang kesakitan.
8- Ada gerakan tangan yang mencurigakan.

Kalau anda ada situasi di atas, segera periksa HP, dompet dan barang berharga lainnya. Apakah masih ada ditempatnya?

Itu baru satu modus operasi. Ada yang tahu tipe operasi lainnya?

Ya Alloh semoga Engkau memberikan ku pengganti "nya" dengan yang lebih baik

Duka

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kapal Senopati tenggelam
Pesawat Adam Air menghilang
Angin puting beliung di Yogya
Kapal Levina I terbakar kemudian tenggelam
Gempa di Padang
Pesawat Garuda terbakar

Semua itu ada di sini
Musibah silih berganti
Seolah antri
Tuk menghampiri

Duka
Melihat mereka
Terluka
Dalam bencana

Ya Robbi
Ampuni kami
Kadang lupa diri
Merasa tinggi

Pinta ku
Badai segera berlalu

Sunday, February 18, 2007

Bersih-bersih

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Sebenernya saya termasuk orang yang rada cuek untuk urusan perawatan wajah. Cukup oles pelembab ples bedak. Untuk bersihin, cukup dengan fasial wash *kalo ada* atau sabun mandi juga ga apa-apa.

Ceritanya beberapa bulan lalu, saya dapet body lotion asal negri londho sana , alhamdulillah cocok dan enak *soale gratis*. Terus nyoba *yang ini sih beli ndiri* pelembabnya. Awalnya sih nothing wrong. Sampai akhirnya muncul jerawat, satu... dua... Lho kok tambah banyak dan menyebar ya?! Dan gatal nya itu yang ga nahan :( Kaya'nya sih karena pelembab nya too oily, sampai-sampai kulit wajah saya yang normal *bahkan cenderung kering* jadi berontolan.

Setelah itu ketemu seorang teman, yang kerjanya memang di bidang perawatan wajah. Katanya, facial wash tidak cukup efektif untuk membersihkan wajah. Pesannya lagi, gunakan peeling sebagai senjata ampuh buat merawat kulit wajah.

Jadilah sejak sebulan lalu, pelembab itu saya pensiun-kan. Mulailah ritual perawatan wajah. Sebelum tidur *kalo bisa* bersihkan wajah dengan susu pembersih ples penyegarnya, cuma butuh 5-10 menit. Seminggu dua kali, gunakan peeling untuk merontokkan lapisan kulit yang mati dan masker untuk mengencangkan kulit wajah juga menghilangkan noda bekas jerawat . Nah kalo yang ini nunggu maskernya kaku bisa sampai 1 jam atau lebih *apalagi kalo ketiduran* :)

Alhamdulillah sekarang sudah ada perubahan. Jerawat mulai hilang, tidak ada gatal-gatal. Tinggal menghilangkan noda-noda bekas jerawatnya itu. Oiya, akhirnya saya kembali ke pelembab dulu, yang sudah setia menemani sejak saya SMA *halah*.

Intinya, mencegah lebih baik dari mengobati. Usaha kan kulitwaja selalu bersih biar sehat. Dan ternyata untuk perawatannya juga ga susah-susah amat kok. Seperti cara saya diatas, mudah dan murah bukan ?! Semua bisa dilakukan dirumah.

Semoga bermanfaat buat yang lain :)

Saturday, February 10, 2007

Kabar-Kabari

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Pa kabar temen-temen? Mudah-mudahan sehat semua. Alhamdulillah saya sekeluarga juga dalam kondisi sehat.

Udah lama banget *hampir sebulan* ga buka inet. Buka blogger aja bingung, kenapa harus bikin account di Google segala? *heran.com*

Beberapa waktu lalu, hp saya rada error. Tiba-tiba aja contact number di phone book hilang. Beneran hilang! Bolak-balik saya cek, yang ada cuma tulisan "empty". Sebagian besar nomor yang tersimpan disana pun tak terselamatkan. Kecuali beberapa yang pernah saya catat di buku. Jadi, maaf ya temans kalo belum ada sms dari saya.

Di Jakarta sekarang lagi musim banjir. Ga usah jauh-jauh, deket rumah juga kebanjiran. Alhamdulillah rumah ortu di Bekasi aman-aman saja dari serbuan air. Cumaaaa... lokasinya kan dibelakang perumnas 3. Nah... disitu banjirnya mayan tinggi. Jadi walaupun ga kebanjiran, tetep ga bisa kemana-mana karena jalan keluarnya harus nglewatin perumnas 3 itu. Alhamdulillah sudah mulai surut karena panas beberapa hari ini.

Sebenernya ga mengherankan juga kalo banjir sering bertandang. Buang sampah seenaknya yang bikin saluran air mampet, sistem drainase yang ga jelas, kurangnya lahan untuk serapan air, jalur hijau yang diembat untuk bangunan, dll, dsb. Dan inilah akibatnya...

Tapiii... moso' betah sih jadi langganan banjir?!


*Hampir sebulan, kangen.... dan jetlag Sg masih terasa. Miss u all friends...*

Tuesday, December 19, 2006

Flower Power 5

BismillaaHirrohmaanirrohiim

kalau yang ini express project, selesai dalam 3 hari. Kalau mood lagi enak, bikin desain sulaman, pilih warna dan pilih jenis stitching nya jadi lebih mudah, mengalir lancarrr :)



Selesai sudah koleksi Flower Power saya. Semuanya ada 6 pieces: coklat, hijau muda, pink, biru, hijau tua dan orange muda.

Jadi, yang mana satu pilihan Anda? :)

Tadinya setelah ini mau bikin my baby's collection. Udah ngumpulin desain nya, lucu-lucu banget deh. Apa daya ternyata belum waktunya. Anggap saja dikasih kesempatan bikin koleksi dengan tema lain.

Perlu Dirawat Juga

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Setelah keguguran, saya harus dikuret karena kantung plasenta masih tertinggal didalam rahim. Setelahnya, selain bleeding *mungkin seperti darah nifas setelah melahirkan* juga disertai ngilu dan kram disekitar perut plus kembung.

Seperti anjuran dokter, minum antibiotik selama seminggu, Folic Acid dan pain killer jika perlu. Itu thok! Toh saya pikir juga "cuma" keguguran, *mungkin* side effect nya tidak sedasyat seperti setelah melahirkan sampe harus minum jamu, pakai bengkung dan ritual lainnya.

Nelpon mama di Bekasi, katanya gini,

"Kalau nglahirin normal, bayi keluar sendiri. Nah kalau dikuret, dimasukin alat ke dalam rahim. Ibaratnya rahim dalam kondisi terluka. Jadi tetep harus perawatan seperti habis melahirkan."

Jadilah setiap hari, setelah sarapan, saya harus menghajar madu, folic acid, pil jamu dan kunyit asem, kurang lebih 40 hari setelah dikuret. Tambahan lagi, setiap habis mandi pagi, perut diolesi minyak telon, tapel sirih dan pakai korset.

Ribet memang, tapi terbukti berkhasiat *buat saya*. Jadi jalani sajah...

Oiya, jamu habis bersalin dan kunyit asem nya saya dapat dari Joo Chiat Complex *deket Paya Lebar MRT*. Daun sirih ada di wet market Geylang. Kalau di KL, toko jamu-jamuan Indo bertebaran di Chow Kit.

Thursday, December 14, 2006

Flower Power 4

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Sebelumnya, terima kasih atas perhatian dan doa dari temen-temen semua. InsyaAlloh everything *almost* back to normal. Berusaha untuk sabar dan tetep usaha.

Ini laporan tentang sulaman lagi. Ga bosen kan ya? *jawab serentak, nggaaa* :)

Agak istimewa karena had been prepared during my up and down feeling. Alhamdulillah selesai juga, walaupun waktunya molor banget. Gimana ngga lama, ngerjainnya di sela-sela bawaan yang pengen tidur melulu, disela-sela bosen kala bedrest, disela-sela nangis bombay.

Dikasih bling-bling *aka beads aka manik-manik* biar lebih gaya, halah.
Enjoy... dan dibeli dongggg hehehe :)

Wednesday, December 06, 2006

Poligami

BismilaaHirrohmaanirrohim

Aa Gym nikah lagi. Bikin geger masyarakat, sampai hari ini beritanya masih hangat. Dari rakyat jelata sampai pejabat. Poligami, dari dulu memang jadi tema sensitif.

"...Nikahilah oleh kamu wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Akan tetapi jika kalian khawatir tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahilah seorang saja atau nikahilah budak-budak yang kalian miliki. Hal itu adalah lebih dekat pada sikap tidak berbuat aniaya" (QS AN-Nisa:3)

"Sekali-kali tidak akan tapat berlaku adil diantara istri-istri kalian, walaupun kalian sangat ingin berbuat demikian. Oleh karena, janganlah kalian terlalu condong (kepada yang kalian cintai) hingga kalian membiarkan yang lainnya terkatung-katung" (QS an-Nisa :129)


Poligami adalah bagian dari syariat Islam. Lha wong ada di Al-Qur'an kok (lengkap dengan syarat dan batasannya). Tapi bukan mentang-mentang dibolehkan, begitu lihat body mulus dan kulit halus, langsung kepikiran poligami... Hueks !

Hadits Rosululloh Saw.
"Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu beruntung" (H.R Bukhari)

Nama nya juga syariat, suka ngga suka, rela ga rela, harus diterima. Saya dapat materi poligami waktu kuliah dulu. Waktu itu rasanya susaaaaah banget buat nerima. Tapi untunglah pak gurunya sabar menjawab semua pertanyaan ngeyel dan nyeleneh dari muridnya yang perempuan semua.

Semua yang Alloh perbolehkan dan Alloh larang, pasti untuk kebaikan manusia. Pasti ada hikmah yang indah dibalik semua.

Di masyarakat Indo biasanya kisah poligami lebih banyak mendatangkan masalah ketimbang bahagia. Kalau pun begitu, kemungkinan besar yang salah adalah PELAKU poligaminya, BUKAN syariatnya. Syariat Alloh tidak ada yang salah.

Mungkin perlu juga ditulis buku tentang kisah sukses hidup berpoligami. Untuk mengimbangi cerita sedih yang banyak beredar. Untuk membuktikan bahwa BUKAN syariatnya yang salah, buktinya ada yang bahagia kok. Tapi lihatlah pelakunya.

Untuk episode Aa Gym, menurut saya pribadi, selama poligami dilakukan dengan kesiapan ilmu, kesiapan harta, kesiapan hati, dari sang suami, istri pertama dan istri seterusnya, ya silahkan saja. Intinya masing-masing pihak yang terkait sadar dan siap untuk hidup berpoligami.

Sebagai orang luar yang tidak terlibat sama sekali, tidak perlu kisruh. Kenapa harus sedih kalau istri pertama sudah merelakan dan memberi lampu hijau. kenapa harus kecewa kalau sang suami merasa hal itu bisa membawa kebaikan bagi keluarganya. Kenapa mesti marah kalau istri seterusnya memang sudah dinikahi secara sah, bukan sebagai perebut suami orang seperti kebanyakan anggapan masyarakat.

Buat Aa Gym sekeluarga:
"Baarokallohu laka wa baaroka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khoir".

Friday, November 24, 2006

Belum Waktunya

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Bahagia bersamamu
Walau beberapa minggu

Tapi
Kau harus kembali
Kepada Sang Kholik
Yang Maha Pemilik

Tak dapat kutolak, tak dapat ku tahan
Meski apa jua ku lakukan
Risau ku pun terjadi
Itulah takdir Ilahi

Ternyata
Belum waktunya
Mendengar tangis dan tawa itu
dan celoteh memanggilku ibu

Ah... cukup sudah airmata
Baiknya ku berdoa
Agar Sabar dalam hati
Kan selalu bersemi

Note:
22 November malam, KL yang mengharu biru

Wednesday, November 15, 2006

Alhamdulillah :)

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Membaca comment di posting sebelumnya jadi bikin senyum-senyum. Seperti main tebak-tebakan, ada yang langsung to the point, ada juga yang malu-malu.

Alhamdulillah sekarang saya memang sedang hamil. Rejeki nomplok dari Alloh setelah 1,5 tahun pernikahan saya & masTham. Alhamdulillah... yang di tunggu-tunggu datang juga :)

Kira-kira baru minggu ke-6. Kenapa kira-kira?

Jadi begini, hari pertama last period saya itu 28 Agustus. Periksa ke rumah sakit 1 November lalu, menurut hitungannya, seharusnya usia kehamilan saya sudah 8 minggu. Itu baru secara perhitungan tanggal.

Pas di USG, dokternya heran kenapa fetus nya masih kecil (untuk ukuran 8 minggu)?

8 Oktober saya cek dengan test pack, masih satu garis. 21 Oktober, saya cek lagi, baru lah muncul dua garis. Berarti pembuahan nya kemungkinan besar setelah 8 Oktober itu. Jadi memang belum 8 minggu kan? Akhirnya dari hasil USG, dokter perkirakan usia kehamilan baru 4 minggu.

Tapi dokternya masih belum mau memberikan prediksi tanggal kelahiran.
"Tunggu USG bulan berikutnya. Kemungkinan fetus sudah lebih besar, lebih mudah diamati dan diperkirakan usianya."

Ok, insyaAlloh akhir November ini USG lagi.

Terima kasih buat teman-teman yang sudah mendoakan.

Mudah-mudahan Alloh memberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan selama proses kehamilan hingga melahirkan kelak.
Mudah-mudahan saya bisa melahirkan secara normal, lancar dan sehat.
Mudah-mudahan jabang bayi juga dalam kondisi sehat dan normal.
Aamin.

Note:
Setelah bergaul dengan para bumil, alhamdulillah akhirnya saya ketularan juga :)

Wednesday, November 08, 2006

Dicari... Segera!

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Lagi baca buku, ujug-ujug pengen makan siang pake tumis kangkung plus ikan asin. Tapi pengen nya sekarang juga, segera! Ah, padahal belum lagi jam 1 siang.

Tumis kangkung nya yang pedes, pedes banget malah, bukan manis seperti yang biasa dijual disini. Gampang lah, masak saja sendiri. Untungnya pas ada kangkung di kulkas. Nah ikan asin nya beli yang udah matang saja. Kalau goreng sendiri khawatir diprotes sama Frau sebelah dan wong londho didepan, bau nya kan pasti ngambreng kemana-mana tuh.

Dengan semangat 45 *hiperbola mode on* jalan kaki ke Bukit Bintang Plaza Food Court. Ada Thailand food stall, Chinese food stall, Malay food stall, noodle stall. Tapi buat saya saat itu, yang menarik ya ikan asin saja, tepat nya ikan sepat. Menggoda sekali, seperti melambai-lambai,
"hayo makan saya"
halah :)

Tapi teu enakeun juga kalau cuma beli itu aja, dibungkus pula. Mahalan biaya plastik, tisu dan kertas kasirnya kali. Jadilah saya beli lauk lain buat penggembira.

Sampai dirumah, beres-beres barang belanjaan (buah dan beberapa pritilan), siapin kangkung dan bumbu-bumbunya, masak sebentar. Tadaaa... tumis kangkung siap disantap.

Bismillah, kesampaian juga makan siang dengan tumis kangkung pedes banget plus ikan asin. Alhamdulillah nikmat, nikmat sekali malah. Dengan desserts rujak.

Btw, tahukah Anda, lauk penggembira yang saya turut beli? Telor asin. Udah ga kepikiran mau beli lauk apa, pengen nya ikan asin thok. Sampai dirumah baru sadar, kenapa saya belinya yang asin-asin semua?

Jadi inget senin lalu, saya sudah bersiap sedia mau masak soto ayam. Semua bahan nya komplit plit di kulkas. Lha kok ujug-ujug (lagi) pengen makan pecel. Jadilah ngerebus sayuran yang ada di kulkas, siram bumbu pecel. Ditambah pelengkap tempe dan tahu goreng, tidak ketinggalan peyeknya. Ah nikmat, serasa masih di Kediri.

Monday, November 06, 2006

Jumpa Lagi

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Apa kabar temen-temen? Alhamdulillah saya dan masTham dalam keadaan sehat. Sebenarnya udah balik ke KL sejak 28 Oktober lalu tapi baru sekarang ada semangat posting :)

Cerita lebaran kemarin, seneng bisa ketemu keluarga di Kediri yang biasanya cuma bisa ngumpul komplit setahun sekali. Tak lupa para krucil yang cepat sekali perkembangannya (keponakan dari pihak masTham ada 8 orang).

Tahun lalu, ada yang ngomongnya masih belakang kata saja dan nge-fans banget ama lagu “mumu” alias “Ada Apa Denganmu”-nya Peter Pan. Lha, kemarin ngomongnya sudah cerewet banget dengan logat jawa medhok plus hapal lagu “My Heart” (walaupun yang bagian bahasa Inggrisnya masih aa uu). Ada lagi yang tahun lalu masih lugu boy lantas karena kebanyakan nonton film Power Ranger jadi suka becandaan sambil mukul, nendang, ngikutin gaya pahlawan nya di TV, aduh le…

Ada yang lucu, waktu adik iparku nanya,
“Di KL kalau sahur jam berapa mbak?”
“Subuhnya sekitar 05.45. Berarti sahurnya sebelum itu”
“Halah, itu sih sarapan mbak, bukan sahur, hehehe”

Di kediri, jam 6 pagi biasanya memang kita sudah sarapan dan matahari pun mulai terang. Menu favorit sego tumpang dan sego pecel, setiapppp hari, beli sama bakul deket rumah. MasTham senenganne sego tumpang, kalau saya? Pecel terasa lebih enak slrrup.

Sebungkus sego (nasi) yang ditemani dengan sayuran rebus (bayam, kacang panjang, labu, kecambah, dll) disiram dengan bumbu pecel atau sambel tumpang, peyek plus tempe goreng. Hanya seribu lima ratus, perut keroncongan bisa jadi kenyang.

Sambel tumpang ini makanan khas Kediri. Bahan utamanya tempe busuk yang sudah berbau. Awalnya saya agak ragu juga, ga apa-apa nih dimakan? Ternyata uenak tenan :) Di Sg saya juga suka bikin base on request masTham. Beli tempe yang biasa dan letakkan saja didapur (jangan di kulkas ya) untuk beberapa hari, sampai tempe agak menghitam dan berbau. Tambahkan bumbu-bumbu dan dimasak…. Siap disantap.

Nah itu yang happy happy nya. Sedihnya, ga bisa kumpul sama mama, ayah, adek-adek plus keluarga di Bekasi (dan sekitarnya). Yup, ini pertama kalinya saya berlebaran tanpa mudik ke Bekasi. Yang ada nelponnnnn terus. Mudah-mudahan tahun depan Alloh memberi kesempatan berlebaran di Bekasi, InsyaAlloh...

Friday, October 20, 2006

Selamat Idul Fitri 1427 H

BismillaaHirrohmaanirrohiim

InsyaAlloh besok berangkat mudik ke Kediri. Balik lagi ke KL 28 Oktober. Off dulu satu pekan ke depan ya teman-teman...

Tak lupa, saya dan masTham mengucapkan:


Selamat Idul Fitri 1427 H
Taqobalallohu minna wa minkum
Semoga Alloh menerima (amalan) kami dan anda sekalian

Mohoon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang lalu


Thursday, October 19, 2006

Flower Power 3

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Maksudnya sih mau nyoba nyulam cara crewel. Tapi tetap pakai benang katun, soalnya kalau pake wol agak berbulu dan jarumnya lebih besar, khawatir bolong-bolong nya keliahatan di bahan baju.

Beda teknik ini, setiap pola/gambar tertutup rapat dengan sulaman. Lumayan lama ngerjainnya, apalagi kalau gambarnya besar-besar dan keburu bosan di tengah jalan. Wah tanda-tanda selesainya bisa mbesok-mbesok (bukan besok lho yaaa)...

Setelah selesai, sepeti biasa minta pendapat kritikus di rumah (the one and only)
"Bagus ga mas?"
"Kok kaya' tempelan gitu ya? Itu beneran di sulam?", dengan ekspresi heran tapi bukan memuji.

Whuaa masss, daku sudah nyulam susah payah niy... Ogah banget kalau harus di buka-in lagi dan di sulam ulang.

Tapiii yang ini bukan untuk dijual. Setelah dilihat-lihat, ternyata warna pink nya kok klop bener dengan rok saya yang memang belum ada temennya. Motifnya pun dicontek dari sana.

Tema nya masih flower power, bunga nya kelihatan ga? Cari aja yang nyelip ditengah-tengah :)

Kata masTham lagi,
"Itu tuh yang orange muda aja, warna nya kalem, sulamannya juga bagus."

Halah, baju buat jualan kok ditaksir sendiri.

Monday, October 16, 2006

Oleh-Oleh

BismillaaHirrohmaanirrohiim








Dendeng balado, gulai nangka, paru, ayam pop dan rendang. Nama dan rasanya sudah tidak asing lagi… Tapi ini bukan saya dapat dari “Sedehana” karena mudik pun belum.

Jum’at dan Sabtu lalu ceritanya masTham menengok rumah di Sg. Pulangnya bawa oleh-oleh banyak. Iya, banyak... lima macam masakan padang.

Kalau ibu-ibu selesai belanja sayur mayur di Geylang, jangan lupa mampir ke hawker center nya. Cari aja food stall "Masakan Padang Sinar Pagi". Mudahnya, cari yang antriannya paling panjang, didepan kedai-nya ada macam-macam sertifikat penghargaan.

Menu andalannya rendang dan gulai nangka. Tapi menurut saya, dendeng balado plus paru nya juga sedap. Seperti biasa, ayam pop versi Sg, ayamnya dibakar sedikit terus disiram kuah (mereka nyebutnya ayam bakar). Enak juga, tapi potongannya gede bener, satu potong cukup buat makan berdua.

Kesimpulannya lima macam masakan tadi enak, rasanya ga beda jauh dengan rumah makan padang di Indo. Sampai-sampai rela melucur dari ujung barat ke ujung timur, sekitar 1 jam perjalanan naik MRT, yang kalau lagi capek, bisa buat tidur dulu :)

Efek samping melihat foto-foto diatas harap ditanggung sendiri hehhe :)

Thursday, October 12, 2006

Akhirnya..... Jadi Mudik :)

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Menurut jadwal project nya masTham, tanggal 20 oktober kami balik ke Sg, tanggal 22 pergi lagi ke KL. Kemungkinan besar lebaran di KL. MasTham udah mulai wanti-wanti ke saya,
"Mungkin lebaran ini kita ga mudik".
Ya sudahlah... kalau memang jadwalnya begitu. Tapi lebaran di KL? tanpa keluarga, tanpa teman?

Untunglah kalender KL agak berbeda dengan Sg. Idul Fitri libur 2 hari, ditambah libur Deepavali 1 hari lagi. Kalau bisa cuti 2 hari, ditambah weekend...total jendral liburan kami kira-kira 8 hari.

Harap-harap cemas menunggu acc permohonan cuti. Alhamdulillah... akhirnya approved juga :)

8 hari untuk Bekasi dan Kediri, ujung barat dan ujung timur. Tahun ini seharusnya kami ber-hari raya di Bekasi dulu baru ke Kediri. Tapi berhubung tahun ini masTham belum pernah pulkam nengok bapak-ibu, plus libur yang mepet, kesepakatan bersama, tahun ini ber-hari raya di Kediri sajah, ga mampir ke Bekasi (lagian, bingung juga nyari tiket Kediri-Bekasi, udah gini hari)

Selanjutnya, cari tiket. Di KL liburan Idul Fitri termasuk peak season, cari tiket mayan susyeh, apalagi klo mendadak. Penerbangan yang biasanya murmer pun jadi mahal ga ketulungan, ga beda jauh ama yang lain. Setelah cek beberapa website, telpon sana-sini...

Hampir semua fully booked. Dengan sangat tidak rela, kami pun terdaftar sebagai waiting list untuk tiket KL-Surabaya, 21 oktober.

Khawatir juga siy, waiting listnya nomor berapa nih? Kalau seratus sekian, sama aja kaya' mengharap hujan dilangit (padahal lagi musim kering). Untunglah ada gold member enrich nya masTham,oleh-oleh perjalan ke Afrika dulu, kata mbak call center nya kami masuk first priority... horayyyy....

Doa saya dan masTham
"Mudah-mudahan ada orang yang cancel tiketnya karena dapat kerja yang gaji nya guede, sampe dia rela ga jadi mudik" :D

Tiap hari telpon call center, menanyakan status tiket kami. Alhamdulillah... hari ahad lalu (8 oktober) ticket confirmed! Jadi mudik juga...

Ah, jadi kangen ayah, mama, adek-adek di Bekasi :(

"Lorong Ceylon -KLIA-Surabaya-Kediri-Gurah, KurangLebih10JamPerjalanan*

Monday, October 09, 2006

Kerang Rebus Kuah Kuning

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Versi lain mengolah kerang hijau. Praktis dan cepat karena semua bumbu cukup dikeprek dan direbus :) Kalau mama bikin ini, wah... langsung diserbu dan habis dalam sekejap.

Bahan:
Air untuk merebus
1 kg kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.

Bumbu:
4 siung bawang putih, keprek
5 cm jahe, keprek
2 cm kunyit, keprek (jangan terlalu banyak)
1 sdt merica bubuk
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan air hingga didih.
2. Masukkan semua bumbu.
3. Masukkan kerang. Masak hingga hingga kulit kerang terbuka dan kerang matang.

Mudah kan….

Flower Power 2

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Hmm... kaya'nya waktu itu ada yang nanya-in warna biru deh *celingak-celinguk mode on*

Ini dia....

Seperti biasa, yang berminat via japri aja ya...

*TetapDenganDesignBeda*

Friday, October 06, 2006

Smoky KL

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Salah satu rutinitas pagi, buka tirai jendela lebar-lebar jadi cahaya matahari bisa masuk. Ga lupa buka pintu balkon biar udara didalam bertukar dengan yang baru. Kemana matahari? seperti nya pagi ini agak mendung. Kenapa sedikit terasa sesak?

Akhirnya saya tutup lagi pintu itu dan menyalakan mesin yang bisa membuat udara jadi angin cepoi-cepoi.

Dari berita di tipi semalam, diberitakan bahwa KL akan terkena dampak dari kebakaran hutan di pulau Sumatera. Yah, apalagi kalau bukan ASAP (dalam bahasa melayu: jerebu).

Saya baru ngeh... Ternyata pagi ini tidak mendung jendral! Asap, yah asap itulah yang menutupi matahari, menutupi ruang diatas sana.

Duh Indonesia ku... bencana kok ga selesai-selesai. Bencana yang kemungkinan besar disebabkan kesalahan manusia. Bencana yang sama dan terjadi berulang kali. Bukan kah bencana yang lalu bisa dipelajari untuk upaya pencegahan???

Mudah-mudahan titik-titik api bisa segera dipadamkan. Jangan hanya menunggu guyuran hujan dilangit dong Pak... Alih-alih berharap musim penghujan segera datang, yang ada malah batuk-batuk dan sesak nafas yang meradang :(

Foto diambil dari balkon rumah, sekitar pukul 9.30 am. Serupa... tapi tak sama. Do you realize something missing there?


*BahkanTwinTowerPunLenyapUntukBeberapaSaat*

Wednesday, October 04, 2006

Landlord saya yang sekarang baik!

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Sofa yang lapisan kulitnya terkelupas disana-sini, agak berbau dan bisa bikin gatal-gatal kalau dipakai buat tidur-tiduran sambil nonton tipi.

Minta ganti sama enci nya? Ah, rasanya mustahil. Coffe table nya aja dia ga mau menyediakan. Daripada living room kami gaya-jepang-terbalik (ada sofa tapi ga ada meja), akhirnya kami lah yang beli meja nya.

Buat kami, keberadaan sofa itu agak mengganggu juga, mengganggu hidung dan kulit. Alhamdulillah ketemu couch cover yang murmer (lagi sale siy). Tapiii couch covernya itu kan standar Amerika padahal sofa kami standar... standar apa ya.... ga tau juga pake standar apa, jadi agak kedodoran. Dengan personal touch jadilah ia well fitted dan menjelma jadi sofa yang cantik heheh...

Yah... itu cerita lama, waktu kami ngontrak di Clementi tahun lalu.
*****

Kemarin malam, sms masuk ke hp masTham
"2nite abt 9pm kakak akan datang antar krusi rotan dan meja 4 hall, yg lama boleh tukar atau disimpan"

Whuaaa alhamdulillah....

1 set kursi ruang tamu plus satu buah sofa, yang walaupun umpel-umpelan, bisa dipakai tidur-tiduran sambil nonton tipi duduaan bareng masTham. Masih dalam kondisi cukup baik dan nyaman dipakai, sungguh! Kami pun tak pernah menyinggung tentang sofa, apalagi minta ganti....

Jadi ga sabar pengen "mampir" ke rumah Sg, kira-kira kursi barunya kaya' gimana ya?.... *menghayal mode on*

Ups... coba igat-ingat lagi.... kira-kira seminggu lalu... waktu saya meninggalkan Sg.... ruang tamu udah diberesin belum ya... khawatir masih pabalatak...

Message of the story:
Pastikan meninggalkan rumah dalam keadaan bersih dan rapih.

Friday, September 29, 2006

Kerang Rebus Saus Tiram

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Alhamdulillah udah sehat lagi, udah puasa lagi :)

Hari kamis 2 minggu lalu, para ibu di Lakeside dan sekitarnya pada ketemuan ditempat tetangga baru. Dueket, cuma dipisahin pagar ama blok rumahku. Bawa kerang rebus buat cemilan. Resep dari Nova, tapiiii yang saya bikin ini minus air kaldu karena lagi kehabisan :)

Bahan:
1500ml air untuk merebus
750 gram kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.

Bumbu:
Minyak goreng untuk menumis
10 siung bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabe merah, iris (atau sesuai selera)
2 cm jahe, cincang
200 ml air kaldu
1 sdm saus tiram
1/4 sdt garam (saus tiram sudah asin)
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
3 batang daun bawang, iris

Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan jahe hingga harum.
2. Masukkan kerang, air, air kaldu dan saus tiram. Masak hingga mendidih, kulit kerang terbuka & kerang matang.
3. Tambahkan larutan tepung maizena dan garam.
4. Sajikan dengan irisan daun bawang.

Note: jangan takut klo mau beli kerang hijau, karena berat kulitnya jauuuuh dibanding isinya ;)

Monday, September 25, 2006

Selamat Puasa Romadhon

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Romadhon telah tiba. Bulan yang dirindukan muslim sedunia.

Selamat menjalankan ibadah puasa Romadhon...
Maafin ya atas atas salah kata dan polah.

Baru hari kedua Romadhon dan puasa saya sudah bolong dua kali :( Sedih, seperti ada sesuatu yang hilang.

Kemarin, mulai nampak gejala mau flu, bersin-bersin sepanjang hari, plus ada acara mualnya segala. Akhirnya muntah-muntah dengan sukses sekitar jam 5 sore. Padahal harus berangkat ke KL jam 6 nya. Alhamdulillahnya kita pergi naik bis jadi bisa tidur sepanjang jalan.

Tadi pagi udah pasang weker buat sahur. Ah susah sekali untuk bangun, demam. Ternyata flu yang kemarin belum mencapai klimaksnya...

Mudah-mudahan bisa cepat sehat dan ikut berpuasa. Doakan saya yah teman-teman...

Tuesday, September 19, 2006

Serba 3

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ada PR lagi dari Susi. Yang ini mendingan, cukup tiga sajah :)

3 Hal tentang akhwat

3 hal saat ini

1. Kondisi fisik hari ini: sehat (alhamdulillah)
2. Perasaan saat ini: senenggggg abis ketemu ama temen-temen
3. Kegiatan yg baru aja dilakukan : tadi siang, tahsin special di tempat Sofie

3 kisah proses memakai jilbab

1. Tahun : 1997, semester pertama kuliah.
2. Cerita singkat : pengen pake jilbab pas kelas 2 SMU tapi masih kusut ama pertanyaan dalam hati "apakah jilbab kewajiban setiap muslimah? atau hanya satu bentuk kebudayaan?" Setelah ketemu jawabannya (surat AN-Nuur:31, surat Al-Ahzab:33 dan beberapa hadits shohih), niat berjilbab semakin kuat, tapi adaaaaa aja hambatannya. Alhamdulillah niat itu kesampaian juga pas masuk kuliah
3. Kesan : memakai jilbab ibarat aku punya satu kunci lemari- yang didalamnya ada berbagai makanan ennak...

3 Hal tentang sekolah

1. Pendidikan Terakhir : S-1 Teknik Industri, STT Telkom Bandung
2. Rencana melanjutkan studi : Hmmm...
3. Sudah sesuai dengan cita-cita : ceritanya teh dulu nyasar, akhirnya sekalian nyari route jalan sendiri aja

3 hal tentang karir

1. Pekerjaan sekarang : istri masTham, teruss baru mau mulai jual-jualan niy, ayo dong ibu-ibu pada beli... hehehe
2. Seneng dengan pekerjaan : Alhamdulillah seneng
3. Ambisi dalam karir : jadi istri sholehah trus punya usaha sendiri yang bisa dikerjain dari rumah

3 akhwat yg mau tak lempar

1. Dini
2. Mbak Astri
3. nYam
Ayo ayo.... dikerjain ya temen-temen...

Thursday, September 14, 2006

Makansutra: Nasi Lemak Pandan

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kalo lihat nasi warna putih atau kuning mungkin sudah biasa. Tapi hijau?



Ternyata enak. Apalagi dengan lauk-pauk di sekelilingnya. Ada serunding daging sapi, rendang ayam, lalapan ketimun, ikan asin yang kriuk-kriuk, kacang goreng, telor rebus plus keropok. Oiya, sambal belacan plus ikan bililsnya mantab. Porsinya pas dengan perut saya. Ditambah lagi, bisa delivery order, sampai tepat didepan pintu rumah yang cuma empat lantai lebih tinggi dari situ.

Jadi, klo lagi ada di daerah lorong ceylon dekat Bukit Bintang, silahkan mampir ke Soires @ level 4 Somerset KL.

Flower Power 1

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ini hasil obat itu...



Ada yang berminat? Alhamdulillah.... Karena sulaman tangan itu saya buat memang untuk dijual. Jangan malu dan jangan ragu, silahkan hubungi saya japri....

*TiapBajuDesignBunganyaBedaLho*

7 Things

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ditimpuk PR (lagi) ama Susi. Yang ini agak susyeh… tiap point harus di isi tujuh, banyak amat sih Bu… Oiya, sorry ya agak telat

7 things scare me :
- Takut menjauh dari Alloh (dan aku nya ga merasa)
- Takut masuk neraka (semoga dijauhkan dari siksa api neraka)
- Takut ditinggalkan orang-orang yang aku cinta
- Takut dipaggil Alloh saat belum siap
- Takut lihat masTham cemberut, asli jadi jutek banget deh
- Takut sama orang jahat (apalagi penguntit)
- Takut ama anjing, soale waktu kecil pernah dikejar-kejar anjing ampe aku jatuh, untung yang punya nya keburu dateng…

7 Random songs at the moment
Waduh, biasanya klo lagi ngompie ga dengerin lagu. Jadi ga ada list nya. Yang ada aku nyanyi-nyanyi sendiri ajah hehehe…

7 things that i like the most
- Lihat senyum masTham pas berangkat kerja
- Baca, lihat atau pegang sesuatu bernama handicraft
- Sekarang lagi seneng bikin sulam tangan
- Pulkam ke Bekasi, makan masakannya mama
- Pulkam ke Kediri, enak lihat kebon sing ijo royo-royo, apalagi pas musim buah, wuihhh sedap
- Nyoba resep baru terus masTham bilang “ennak”
- Ketemu temen-temen, apalagi klo ada makanan nya hehehe7

important things in my bedroom
- MasTham
- Kasur dan teman-temannya
- Kipas angin, berhubung rumah yang sekarang ga ada AC nya, jadi klo tidur kipas manteng terusss
- Selimut tipis
- HP (buat alarm)
- Tissue
- Minyak kayu putih

7 Random facts about me
- Paling ga bisa shopping, apalagi sendirian, musti ada yang nemenin buat second opinion klo bela-beli
- Gampang meneteskan air mata, cieh… Klo nonton bareng masTham ada adegan sedih, mataku udah basah eh malah diketawa-in
- Gampang tidur, susah bangun (alias pelor), hii maluw
- Seneng banget makan rujak buah
- Mad about handicraft, dari kardus bekas sampe benang bisa disulap jadi barang berguna (dengan catatan, klo lagi mood yaaa). Kata seorang teman, persis pemulung, suka ngumpulin barang ga jelas
- Klo lagi sebel ato marah biasanya diam seribu bahasa
- Klo baru kenal ama orang biasanya agak pendiem, setelah akrab baru lancar

7 things I said the most
- Ya Alloh
- Astagfirullah
- Masss
- Pak e
- Mas itu lho
- O gitu
- Subhanalloh

7 things I pla before i die :
- Naik Haji bareng suami plus ortu
- Jadi istri yang sholehah
- Punya anak banyak dan semuanya berhasil
- Jadi ibu yang baik
- Pengen nyenengin ortu & mertua
- Pengen punya toko yang ngejual hasil karya ku sendiri terus laris manis
- Kalau tua pengen tinggal di desa yang adem tentrem

7 friends i want to pass this on
kamu ber-tujuh yang udah baca blog ini ^_^

Selesai sudah pekerjaan yang melelahkan ini. Besok-besok ga mau yang serba tujuh ah… Maksimal empat aja ya…. Hehehe nawar…

Thursday, September 07, 2006

Hmm.... yummy

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Abis blogwalking, nemu ini.... jadi kepengen lagiiiiii....



(more...)

PR 1, My Secret...

BismillaaHirrohmaanirrohiim

PR yang satu belum dikerjain, udah ditimpuk PR yang lain, wadow... First come first serve aja kali ya... Yang dari mbak Elda dulu.

Favourites

Colour : biru, biru dan biru (masTham juga ternyata suka biru)
Food: apa aja, terutama yang gurih, asin, asem, pedes
Song : apa ya... ??
Movie : biasa aja, ga terlalu seneng nonton film. Klo nonton dirumah, jarang nonton sampe selesai, keburu ketiduran hehehe...
Sport : dulu sih berenang, sekarang cukup jalan ditempat

Currents

Mood : dingin, hah? maksudnya kedinginan jadi pengen selimutan terusss, wah gawat nih!
Taste : apa aja, lagi ga pengen makanan tertentu
Clothes : dress bunga-bunga
Dekstop : gambar pedesaan, duh adem ayem tentrem
Toenail : ga diwarna-in, natural aja
Time : 06.02 pm
Annoyance : males padahal ada yang mesti dikerjain
Thoughts : pengen maen ke Craft Cultural Complex di sekitar Jl.Raja Chulan, sabtu aja kali ye...

First

First best friend : Imbar, jaman kelas 3 SD dulu
First crush : SD hehhe... gara-garanya dia tidur (sambil mangap) pas qta lagi kerja bakti acara perkemahan, capek bo. Akhirnya aku selipin sedikit garam dimulutnya. Klo diinget-inget lagi kok bisaan ya? brutal.com
First movie : apaan ya? lupa...
First lie: wah lupa juga...
First music : lagu anak-anak jadul...

Last

Last cigarrete : ga pernah ngerokok je...
Last drink: LASSI yoghurt
Last car ride : taxi dari KLIA ke lorong ceylon
Last crush : addda ajah...
Last phone call : masTham
Last CD played : SmallVille

Have you ever

Dated one of your best friend : ngga
Broken the law : kaya'nya sih ngga juga...
Have you been arrested : naudzubillah min dzalik, jangan sampe deh...
Skinny dipped : ga pernah kaya'nya
Kiss someone you donno: ngga pernah

Alhamdulillah selesai juga, sekarang gilirannya:
Teh Nci
Susi

Friday, September 01, 2006

Teh Inong...

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Teh, aku masih inget februari lalu, waktu aku mau pindahan ke Jakarta. Temen-temen ngadain acara perpisahan dirumah teteh, ada bingkisan nya segala lagi. Sedih... karena harus pisahan ama temen-temen, tepatnya keluarga di Sg.

Sekarang aku udah balik lagi ke Sg.

Rabu malam dapet kabar dari sini, awalnya aku pikir teteh pingsan biasa. Tapi kenapa sampai koma? di ICU?

Teh, kemarin siang aku ke rumah sakit. Kaya' mimpi, beneran yang di ranjang itu teh inong? Aku sampe ga bisa ngomong apa-apa, hanya buliran hangat keluar dari mata. Aku elus tangan teteh, ga ada reaksi. Teteh tetep diam...

"Ya Alloh, berikanlah yang terbaik buat teh Inong. Kalau memang kesembuhan itu baik buat teteh, sembuhkanlah ya Alloh. Cabut penyakitnya supaya teh Inong bisa kembali di tengah keluarga. Tapi jika tidak, Engkau lah pemilik segalanya."

Tadi pagi, sms masuk ke hp ku
"Teteh udah pergi...."

Innalillahi wa inna ilahi roojiun
Setiap sesuatu milik Alloh dan kepada Alloh juga kembali nya.

Teh, pagi ini aku ke rumah teteh. Ternyata dari rumah sakit teteh langsung ke Kallang. Aku nyusul ke sana. Setelah itu, kita mengantar teteh sampai ke Changi.

Hanya bingkisan doa yang kuberikan,
"Ya Alloh, ampunilah teh Inong...
Ya Alloh, sayangi teh Inong...
Ya Alloh, terimalah semua amal kebaikan teh Inong..."

Teh, walaupun secara fisik teteh udah ga disini lagi, tapi masih tetap ada di hati kita. Seorang sahabat yang baik hati... My inspiring woman ...

Semoga Alloh memberikan kesabaran buat keluarga yang ditinggalkan.

*Singapore yang mendung kelabu sejak kemarin*

Links
inong
artikel
update

Sunday, August 27, 2006

Naik Taksi di Kuala Lumpur

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Agak berbeda dari taksi di Singapore. Secara pribadi, saya merasa lebih nyaman dan lebih aman ketika naik taksi di pulau mungil itu.

Begitu buka pintu taksi dan menyebutkan tempat tujuan, biasanya pak supir langsung nyebut tarifnya, tarif sistem nembak. Argometer baru berfungsi kalau kita naik taksi dengan pesan lebih dulu melalui telepon. Atau kalau yang naiknya adalah orang-orang lokal alias orang Malaysia nya. Atau anda sedang beruntung saat itu.

Kalau tujuan nya jauh biasanya saya pesen dulu lewat telpon, tapi kalau yang deket-deket, coba menyamar jadi orang Malay heheheh… cakap melayu lah :p kalau dari penampilan udah mendukung khan? ^_^

Nah, tarif sistem nembak gini, ada plus minusnya juga. Plusnya, kalau ternyata dijalan macet (karena sesuatu yang tidak terduga), kita ga perlu resah dan gelisah bolak-balik ngelihat argo karena tarifnya udah ketahuan diawal. Minusnya, Kalau kita ga tau tempat tujuan. Bisa jadi tarif hasil nembak tadi sangat sangat mahal dibanding tarif argo.

Ceritanya dari Lorong Ceylon mau makan malam seafood di Kampung Baru. Sekitar jam 8 malam.
Kata pak supir: “Dah tau tempat nye ke?”
Teman: “Belum tau.’
Pak supir: “ok, RM 20, jam lah…”
Teman: “Ok lah.”

Oalaaaaa ternyata tempatnya deket. Pulangnya kita naik taksi ber-argo, ongkosnya tak lebih RM 5 saje! Haiyooo, yang bener dong pak cik, masa’ nembaknya sampe 4x lipat. Mungkin sebelum pergi, bisa tanya dulu ke satpam atau recepcionist atau siapa aja lah yang kita kenal, kira-kira tempat yang kita tuju itu jauh/deket, kira-kira berapa ongkosnya. Jadi kena tembaknya ga terlalu parah.

Ada lagi, pernah ga kita pengen nya pergi ke tempat A tapi pak supir (sepertinya) maksa kita pergi ke tempat B? Yang kaya’ gini cuman saya alami waktu di KL. Ceritanya siang-siang, mau ke Kinokuniya di KLCC.

Pak supir: “Nak shopping ke.”
Saya: “Tak lah. Cari buku.”
Bla bla bla…. Sebenernya saya kurang suka ditanya-tanya atau ngobrol waktu di taksi saat sedang sendirian. Kecuali kalau di nanya mau ke mana atau lewat mana.

Pak supir: “Elok lagi kalau awak pegi ke Chaw kit lah. Di sane ade kedai buku, murah lagi dibanding KLCC.”

Mengingat cerita seorang teman yang kehilangan Nokia communicator plus RM 1000 saat sedang di Chaw Kit, tanpa perlu pikir panjang,

Saya: “Tak payah lah, kita ke KLCC saje.”

Rupanya pak supir ini belum putus semangat, tetep aja dia ngomong ngalor ngidul, yang intinya menyarankan (lebih tepatnya, memaksa) saya untuk pergi ke Chaw Kit. Sampai saya sempet curiga juga, kenapa sih nih orang maksa banget nyuruh saya ke Chaw Kit. Lagian kalau saya ke KLCC apa ruginya dia.

Malah dia sempet bilang,
Pak supir: “Nanti saye antar awak ke kedai buku tu. Lepas tu awak boleh cari buku yang awak mau, banyak pilihan lagi. Saye boleh tunggu dekat situ. Nanti saye antar balik awak.
Saya: “Lha kok enak e dewe! Masa’ saya mau jalan-jalan harus tergantung ama dia.”, tapi ini cuman dalam hati aja.

Dan tanggapan saya masih tetap sama,
Saya: “Tak payak lah, ke KLCC saje.”

Hmmm… Klo ada dalam situasi ini, seharusnya saya bisa lebih tegas.
“Antar saya ke KLCC atau saya turun disini!” (tapi turunnya di tempat keramaian yah).
Selesai.

Masih ada lagi yang lebih aneh. Tolak dengan tegas kalau pak supir mau membawa penumpang lain ditengah perjalanan! Kan kita sudah menyewa taksi itu sampai ke tempat tujuan. Yang lebih penting lagi, kita ga tau orang yang akan naik nanti (dan akan sama-sama dengan kita berada didalam taksi) punya niat dan kelakuan jahat atau tidak. Bukan nya suudzon tapi waspada.

Oiya, di kuala Lumpur (saya kurang tau ini berlaku diseluruh Malaysia atau ngga), ada peraturan (biasanya tertulis di stiker kaca samping), saya tidak hapal redaksinya, tapi intinya, klo dua orang atau lebih naik dalam satu taksi harus turun pada satu tempat yang sama. Kalau tidak? Setiap orang dikenakan biaya perjalanannya masing-masing.

Misalnya begini. Saya, mbak Elda plus Nisi naik taksi bareng-bareng dari Bedok (pinjem nama nya yah kawan-kawan). Mbak Elda turun di Holland, Nisi turun di Clementi dan saya turun di Jurong West (searah jalur MRT hehehe).

Kalau situasi seperti ini, dengan setting Malaysia dan dengan peraturan diatas. Mbak Elda harus bayar ongkos Bedok-Holland. Nisi mbayar ongkos Bedok-Clementi. Saya mbayar ongkos Bedok-Jurong West. Walaupun kita naik taksi yang sama dalam waktu bersamaan. Wuihhh…. Untung banyak yak pak supir nya!

Tapiiii pasti ada juga kok supir taksi yang baik-baik. Pengalaman diatas cuma buat jaga-jaga aja, kalau ada yang mengalami situasi serupa. Semoga bermanfaat…

Wednesday, August 16, 2006

Obat Pembunuh Bosan

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Dari tanggal 6 sampai 25 Agustus nanti ceritanya saya dan masTham sedang menumpang di tempat jiran (baca: tetangga). Kata masTham sih tempatnya lumayan ditengah kota. Dekat KLCC dan 15 menit berjalan kaki ke Bukit Bintang Plaza dan Lot 10.

Hmmm…. Dari rumah saya udah mikirin, selagi masTham di kantor saya ngapain ya? Apa ga bosan seharian sendiri? Bolak-balik ke mall atau plaza? Ah, kaya’nya ga asik deh. Selain gempor, juga bikin kantong tekor.

Akhirnya mulai mikir obat yang manjur buat membunuh bosan yang sangat mungkin timbul nanti. Cari punya cari, hitung punya hitung, akhirnya ketemu juga obatnya. Yippiii…

Btw, obat ini agak susah dicari di apotik, bahkan mungkin ga ada. Beberapa saya bawa dari Bekasi dan sisa nya dapet di Spotlight :D

Ini dia obat-obatan saya. Kita lihat saja apa jadinya nanti…

Sempurnakan Harimu

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kemarin pencet-pencet remote TV. Eh ada acara kuis, 3 orang peserta, 1 orang host plus sebuah layar monitor.

Host: “Kita lihat video berikut”.

Muncul cuplikan video klip Krisdayanti, lagu Yang kumau.
“Mungkin nanti yang ditanya judul lagu nya”, begitu kata batin saya.

Host: “Ya, itulah Krisdayanti, artis Indonesia, dengan lagu Yang Kumau. Pertanyaannya adalah, didalam cuplikan tadi, selain frame foto, benda apa lagi yang tergantung di dinding?”

Ha??? Ngga salah nih…. Hihihi ga merhatiin segitu nya deh.

(jawabannya: jam)
*****

Soalan (baca: pertanyaan) selanjutnya, muncul cuplikan film. Dalam hati masih berharap, “Mungkin pertanyaannya nama artis atau nama sutradara atau tahun keluarnya film”.

Host: “Cuplikan film Gila-Gila Penngantin diperankan oleh xxxx (aku ga ngeh nama artisnya). Pertanyaan adalah, dalam adegan tadi, berapakah jumlah kursi yang ada didekat tiang rumah?”

Whua hahahaha…. Ini kuis atawa ngabodor sih? Asli deh, lucu banget karena pertanyaan nya sesuatu yang ga disangka-sangka.

Untungnya aku cuma sempet nonton dua pertanyaan terakhir ini. Kalau nonton dari awal mungkin bisa sakit perut karena ketawa ga karuan.

Btw, nama kuisnya Sempurnakan Harimu, di TV3 malaysia, Selasa sore. Ga tau gimana nyambungnya antara nama kuis ama isi kuis nya. Mungkin maksudnya Sempurnakan Harimu dengan Tertawa hihihihi…. :D

Thursday, July 27, 2006

Sirloin Steak



BismillaHirrohmaanirrohiim

Yang ini hasil berhalo-halo ama Nisi (Sorry ya bu, gangguin cibang cibung nya hehehe). Praktis, sekali masak langsung siap saji.

Bahan sirloin:
Beef sirloin
BBQ sauce
Bawang putih, keprek
Merica bubuk

Cara membuat:
1. Campur semua bahan, diamkan beberapa saat. Makin lama, bumbu rendaman nya makin menyerap.
2. Bakar hingga sirloin nya matang & wangi. Angkat.

Bahan cheese fries:
Kentang
Keju cheddar
Mayonnaise
Daun bawang, iris halus

Cara membuat:
1. Goreng kentang hingga matang. Angkat.
2. Taburi dengan parutan keju, mayonnaise dan daun bawang.

Pelengkap:
Aneka sayuran (apa aja, suka-suka), rebus.
Saus tomat
Saus cabe

Penyajian:
Sajikan sirloin, cheese fries dan bahan pelengkapnya.

Tiramisu



BismillaHirrohmaanirrohiim

Ini dia salah satu kue hasil cooking class di tempat Nisi beberapa hari lalu.
Begitu sampe rumah, udah disambut masTham, "Aku beli egg tart", sambil senyum2.
"Yaaa mas, kan aku udah bilang mau cooking class. Aku bawa kue lumayan banyak niii."
Soalnya egg tart itu most wanted cake-nya masTham sejak di Singapore. Jangan-jangan ntar tiramisu nya di cuekin lagi, ga laku.

Besok paginya,
"Mas mau sarapan apa?"
"Egg tart"
"Mau tiramisu nya ga?"
"Ngga ah, egg tart aja."
Tuh kan.... kue ku di cuekin.
Akhirnya masTham sarapan pake egg tart, aku pake tiramisu.
"Mau coba kue nya ga mas?" Hehehe ngrayu2 dikit.
"Boleh deh", satu suapan masuk
"Hmmm enak, ada rasa kopi nya".
Dua suapan, tiga... tak terasa sepotong (besar) tiramisu sukses menemani sarapan kami.

Ini dia resepnya (Nis, kalo ada yang keliru tolong benerin ya)

Bahan:
Sponge cake
4 butir kuning telur
100 gr gula pasir halus
250 gr mascarpone cheese
300 ml whip cream cair
50 gr gula halus
coklat bubuk secukupnya

Air kopi:
2 sdm kopi instant
2 sdm gula pasir
air panas secukupnya

Cara membuat:
1. Kocok kuning telur hingga berwarna agak keputihan. Masukkan gula pasir halus. Kocok diatas air yang sedang dimasak. Kocok hingga gula larut. Sisihkan (a).
2. Kocok mascarpone cheese, masukkan gula halus. Kocok hingga mengembang. Sisihkan (b).
3. Kocok whip cream hingga kaku. Sisihkan (c).
4. Campur bahan a, b dan c. Aduk rata (campuran cream).
5. Masukkan lapisan sponge cake dalam loyang, siram dengan air kopi sampai basah dan merata.
6. Oles dengan campuran cream. Kira-kira setebal sponge cake nya.
7. Lapisi lagi dengan sponge cake, siram air kopi dan oles dengan cream.
8. Masukkan dalam kulkas hingga agak beku (biar mudah di potongnya). Taburi coklat bubuk. Sajikan dingin.
Hmmm...

Kocok disini maksud nya dikocok dengan mixer.

Foto kue-kue lainnya lihat ama Dini aja ya...

Sunday, July 23, 2006

Ga Jelas! Penguntit?

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Setelah baca ini, jadi inget pengalaman ku sendiri...

Kira-kira seminggu lalu. Pagi-pagi anter masTham ke policlinic di Clementi. Selesai diperiksa, masTham langsung ke kantor terus aku yang antri ambil obatnya.

Urusan policlinic selesai, langsung turun ke bawah menuju Fair Price sambil nelpon masTham.

Begitu sampai Fair Price langsung ke arah buah-buahan, nyari longan alias kelengkeng. Kebetulan letaknya ga jauh dari pintu masuk/keluar. Lagi asik milah-milih buah, tiba-tiba ada yang menyapa.

Stranger : "Assalaamu'alaikum"
Seorang laki-laki berwajah Bangladesh/Pakistan/India berjalan menuju saya sambil berusaha memasang wajah ramah.
Aku : "Wa'alaikumsalam".
Melihat sepintas setelah itu melanjutkan milah-milih buah. Laki-laki tadi sekarang persis ada di sebelah kiri saya sambil milah-milih buah juga tapi teu niat pisan.
Stranger : "Are you Singaporean?"
Aku : "No"
Stranger : "From Indonesia?"
Aku : "Yes"
Stranger : "What's your name?"
Aku : "What for?"
Wah, mulai ga beres nih, batin ku. Mulai terasa ga nyaman di interogasi gini. Mungkin orang ini salesman atau lagi survey sesuatu, tapi kok didalam supermarket. Biasanya kan ditrotoar jalan (kaya' di sepanjang jalan Orchard).
Eh, dia langsung ganti pertanyaan...
Stranger : "Are studying or working here?"
Aku : "NO, i live here with my husband."
Stranger : "ok", sambil ngeloyor pergi, keluar Fair Price.

Hah ??? Maksud lo ??? Jadi dia sengaja masuk Fair Price cuma buat meng-interogasi aku terus keluar lagi. Seperti nya dia mengira aku maid dari Indo. Terus klo yang ditanya-tanya beneran maid, mau di apa-in ya? Atau klo misalnya masih single kenapa ya?

Langsung deh berbagai pikiran buruk melintas di kepala. Apalagi ini kejadian kedua kalinya, di Clementi central juga dan dengan oknum sejeis pula (kejadian pertama silakan baca disini).

Mungkin laki-laki itu sudah menguntit aku dari tadi, cuma aku nya aja yang ga ngeh. Soalnya sepanjang jalan dari policlinic ke Fair Price aku kan nelpon masTham jadi ga perhatiin sekitaran. Dan yang bikin dongkol, aku baru nyadar klo dia penguntit dan (mungkin) berniat jahat setelah orang itu keluar dari Fair Price, arghhhh ! Benar-benar bikin bad mood seharian itu.

Sekarang, aku kaya'nya agak trauma gitu. Klo lihat orang dengan ciri-ciri diatas, langsung high alert. Supaya ga ada kejadian yang ketiga kali. Ya Alloh, mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi.

Once more, less crime doesn't mean no crime. Be carefull !

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Monday, July 17, 2006

6 Kenangan Ter...

Assalaamu'alaikum Wr.wb.

Baru sekali ini dapet PR hehehe... Jadi inget lagi kenangan2 yg lalu.

6 kenangan terburuk:
1. Awal februari lalu jauhan ama masTham. Aku di Bekasi dan masTham di Afrika (Zimbabwe). Hwuaaa.... waktu terasa lamaaaa banget. Susah telpon2an, sms-an, email2-an. Cuma bertahan 4 bulan lebih dikit setelah itu qta balik lagi ke Sg, hidup bersama. Jangan pergi jauh2 lagi ya mas..

2. Setelah nikah, ikut masTham ke Sg. Pamitan ama ortu, terutama ama mama. Sedih banget... Soale aku anak perempuan satu2 nya di keluarga, jadi deket banget ama mama.

3. Pernah ikut rekrutasi salah satu perusahaan penerbangan (nama nya ogah aku sebut!). Ikutin macem2 tes nya, mulai dari Tes Potensi Akademik, IQ, discussion group, bahasa inggris, tes kesehatan, narkoba free, interview, dll, dsb, etc.. Dari tes awal sampe akhir kira2 6 bulan-an. Di tahap terakhir, lulusan Teknik Industri tinggal 3 orang, semua nya alumni PT di Bandung, 2 orang cowok dan 1 cewek (diri ku). Bad news nya, cuma aku yg ga keterima. Hwuaaa :'(

4. Ini waktu ikut rekrutasi perusahaan minyak. Untuk wilayah Jabotadebek, lolos ampe tahap terakhir. Dan lagi-lagi ga keterima... Untung nya prosesnya ga selama di perusahaan penerbangan.

5. Pisahan ama temen2 di Bandung. Setelah lulus kuliah cerita nya balik lagi ke kampung. Padahal udah terlanjur jatuh cinta ama Bandung euy. Cinta ama suasana nya (walaupun mepet sawah tapi hati tenang), ama orang2nya, ama makanannya (murah meriah gitu lho), ama kegiatan2 disana... Mau ngga mau tetep harus say good bye ke temen2 kost-an di PGA 54, temen2 ta'lim, temen BKM, temen2 kuliah... Still miss u friends.

6. Pindahan ke Bandung buat kuliah. Di rumah udah nangis bombay karena mesti pisahan ama mama. Eh sepanjang perjalanan Bekasi-Bandung (dulu belum ada tol cipularang lho ya...) tetep aja berlinangan air mata.

6 kenangan terindah:
1. Bisa serumah dan sekamar lagi ama masTham pertengahan Juni lalu. Ahhh senangnya :)

2. Punya teman2 yang baik hati, tidak sombong dan suka menolong (kaya' pramuka ajah) di pulau mungil ini. Awal2 ke Sg, asli BT banget, bosen ga punya temen. Alhamdulillah ga berlangsung lama :)

3. Pas nikah ama masTham. Alhamdulillah... Baarokallohu...

4. Dapet kerja, punya duit sendiri :) Alhamdulillah proses rekrutasi nya juga cepat, ga lebih dari sebulan. Klo rejeki emang ga akan kemana.

5. Lulus kuliah. Serasa beban 1 ton (majas hiperbola) terangkat dari pundak ini hehehe...

6. Keterima jadi asisten di Lab. Gambar Teknik (GarTek). Awalnya, aku mau kuliah di Teknik Arsitektur, tapi ga keterima. Jadi lah masuk Teknik Industri dan pelampiasannya di GarTek itu :)

Nisi, PR nya udah dikerjain ya. Selanjutnya giliran nYam. Hayo nYam, dikerjain ya...

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Thursday, July 13, 2006

Putri

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Baruuuu aja kemarin aku denger cerita tentang Putri Nadine dengan "Indonesia is a beautiful city" dan "my admire...." -nya. Lagi blogwalking, ehhh nemu petikan wawancara nya di tempat nYam. Aduh Putri.... please dong ah...

Maluw.com plus GakRela.com klo lebih dari 101.625.816 perempuan Indonesia (data dari sini) diwakilkan seorang Nadine Chandrawinata. Ga ada yang lain apa ?????

Dari dulu sebenarnya aku ga setuju klo Putri Indonesia ikut ajang Miss Universe. Dari yang awalnya malu2, ke ajang miss universe cuma sebagai penonton atau pengamat, sampai akhirnya beneran jadi salah satu partisipan.

Dari sekian kali pengiriman putri ke miss universe, apakah ada dampak positif nya secara langsung (ato tidak langsung) buat Indonesia di mata dunia? Buat perempuan Indonesia dimata dunia? Buat wanita Indonesia di negara nya sendiri? Klo ada yg tau jawabannya, kasih tau aku yah... Dan alasan2 lainnya.

Apalagi setelah denger wawancara nya Putri Nadine, kira-kira image seperti apa ya yang ditangkap dunia tentang Indonesia?

Btw, kira-kira berapa ya uang yg harus dikeluarkan negara untuk mengirim putri ke ajang pemilihan ratu sejagat itu? Aku pikir akan lebih bermanfaat klo uang digunakan untuk membantu perempuan2 Indonesia yang putus sekolah.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Sunday, July 09, 2006

Ayam Rica-Rica

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Dapet resep dari teh Inong. Seperti biasa, ditambah cabe rawit utuh (alias chili padi), jadi klo mau tambah pedes tinggal di potek aja cabe nya :) Aku nyoba pake drumlet. Klo diganti chiken wing kaya' nya lebih ok karena sayap kan banyak lipatannya jadi bumbu2 banyak yg nyelip di situ, sedappp :p Nah, ini resep aslinya...

Bahan:
1 ayam, potong-potong
1 batang sereh, keprek
5 siung bawng merah, iris halus
1 lembar daun pandan, ikat
5 lembar daun jeruk, buang tulang nya
50 ml air
1 buah jeruk nipis, ambil air nya
minyak goreng

Bumbu halus:
10 buah cabe merah
15 buah cabe rawit
5 siung bawang putih
5 cm jahe
(cabe merah dan cabe rawit disesuaikan selera masing-masing)

Cara membuat:
1. Tumis bawang merah, serai dan daun pandan sampai wangi.
2. Masukkan bumbu halus dan daun jeruk, aduk rata.
3. Masukkan ayam, aduk hingga ayam berubah warna.
4. Masukkan air jeruk, aduk rata.
5. Masukkan air, kecilkan api, tutup. Ungkep hingga air agak kering sambil sesekali diaduk.
6. Sajikan hangat

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.