Friday, October 06, 2006

Smoky KL

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Salah satu rutinitas pagi, buka tirai jendela lebar-lebar jadi cahaya matahari bisa masuk. Ga lupa buka pintu balkon biar udara didalam bertukar dengan yang baru. Kemana matahari? seperti nya pagi ini agak mendung. Kenapa sedikit terasa sesak?

Akhirnya saya tutup lagi pintu itu dan menyalakan mesin yang bisa membuat udara jadi angin cepoi-cepoi.

Dari berita di tipi semalam, diberitakan bahwa KL akan terkena dampak dari kebakaran hutan di pulau Sumatera. Yah, apalagi kalau bukan ASAP (dalam bahasa melayu: jerebu).

Saya baru ngeh... Ternyata pagi ini tidak mendung jendral! Asap, yah asap itulah yang menutupi matahari, menutupi ruang diatas sana.

Duh Indonesia ku... bencana kok ga selesai-selesai. Bencana yang kemungkinan besar disebabkan kesalahan manusia. Bencana yang sama dan terjadi berulang kali. Bukan kah bencana yang lalu bisa dipelajari untuk upaya pencegahan???

Mudah-mudahan titik-titik api bisa segera dipadamkan. Jangan hanya menunggu guyuran hujan dilangit dong Pak... Alih-alih berharap musim penghujan segera datang, yang ada malah batuk-batuk dan sesak nafas yang meradang :(

Foto diambil dari balkon rumah, sekitar pukul 9.30 am. Serupa... tapi tak sama. Do you realize something missing there?


*BahkanTwinTowerPunLenyapUntukBeberapaSaat*

Wednesday, October 04, 2006

Landlord saya yang sekarang baik!

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Sofa yang lapisan kulitnya terkelupas disana-sini, agak berbau dan bisa bikin gatal-gatal kalau dipakai buat tidur-tiduran sambil nonton tipi.

Minta ganti sama enci nya? Ah, rasanya mustahil. Coffe table nya aja dia ga mau menyediakan. Daripada living room kami gaya-jepang-terbalik (ada sofa tapi ga ada meja), akhirnya kami lah yang beli meja nya.

Buat kami, keberadaan sofa itu agak mengganggu juga, mengganggu hidung dan kulit. Alhamdulillah ketemu couch cover yang murmer (lagi sale siy). Tapiii couch covernya itu kan standar Amerika padahal sofa kami standar... standar apa ya.... ga tau juga pake standar apa, jadi agak kedodoran. Dengan personal touch jadilah ia well fitted dan menjelma jadi sofa yang cantik heheh...

Yah... itu cerita lama, waktu kami ngontrak di Clementi tahun lalu.
*****

Kemarin malam, sms masuk ke hp masTham
"2nite abt 9pm kakak akan datang antar krusi rotan dan meja 4 hall, yg lama boleh tukar atau disimpan"

Whuaaa alhamdulillah....

1 set kursi ruang tamu plus satu buah sofa, yang walaupun umpel-umpelan, bisa dipakai tidur-tiduran sambil nonton tipi duduaan bareng masTham. Masih dalam kondisi cukup baik dan nyaman dipakai, sungguh! Kami pun tak pernah menyinggung tentang sofa, apalagi minta ganti....

Jadi ga sabar pengen "mampir" ke rumah Sg, kira-kira kursi barunya kaya' gimana ya?.... *menghayal mode on*

Ups... coba igat-ingat lagi.... kira-kira seminggu lalu... waktu saya meninggalkan Sg.... ruang tamu udah diberesin belum ya... khawatir masih pabalatak...

Message of the story:
Pastikan meninggalkan rumah dalam keadaan bersih dan rapih.

Friday, September 29, 2006

Kerang Rebus Saus Tiram

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Alhamdulillah udah sehat lagi, udah puasa lagi :)

Hari kamis 2 minggu lalu, para ibu di Lakeside dan sekitarnya pada ketemuan ditempat tetangga baru. Dueket, cuma dipisahin pagar ama blok rumahku. Bawa kerang rebus buat cemilan. Resep dari Nova, tapiiii yang saya bikin ini minus air kaldu karena lagi kehabisan :)

Bahan:
1500ml air untuk merebus
750 gram kerang hijau
Rendam kerang dengan air panas yang diberi garam. Bersihkan.

Bumbu:
Minyak goreng untuk menumis
10 siung bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabe merah, iris (atau sesuai selera)
2 cm jahe, cincang
200 ml air kaldu
1 sdm saus tiram
1/4 sdt garam (saus tiram sudah asin)
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
3 batang daun bawang, iris

Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan jahe hingga harum.
2. Masukkan kerang, air, air kaldu dan saus tiram. Masak hingga mendidih, kulit kerang terbuka & kerang matang.
3. Tambahkan larutan tepung maizena dan garam.
4. Sajikan dengan irisan daun bawang.

Note: jangan takut klo mau beli kerang hijau, karena berat kulitnya jauuuuh dibanding isinya ;)

Monday, September 25, 2006

Selamat Puasa Romadhon

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Romadhon telah tiba. Bulan yang dirindukan muslim sedunia.

Selamat menjalankan ibadah puasa Romadhon...
Maafin ya atas atas salah kata dan polah.

Baru hari kedua Romadhon dan puasa saya sudah bolong dua kali :( Sedih, seperti ada sesuatu yang hilang.

Kemarin, mulai nampak gejala mau flu, bersin-bersin sepanjang hari, plus ada acara mualnya segala. Akhirnya muntah-muntah dengan sukses sekitar jam 5 sore. Padahal harus berangkat ke KL jam 6 nya. Alhamdulillahnya kita pergi naik bis jadi bisa tidur sepanjang jalan.

Tadi pagi udah pasang weker buat sahur. Ah susah sekali untuk bangun, demam. Ternyata flu yang kemarin belum mencapai klimaksnya...

Mudah-mudahan bisa cepat sehat dan ikut berpuasa. Doakan saya yah teman-teman...

Tuesday, September 19, 2006

Serba 3

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ada PR lagi dari Susi. Yang ini mendingan, cukup tiga sajah :)

3 Hal tentang akhwat

3 hal saat ini

1. Kondisi fisik hari ini: sehat (alhamdulillah)
2. Perasaan saat ini: senenggggg abis ketemu ama temen-temen
3. Kegiatan yg baru aja dilakukan : tadi siang, tahsin special di tempat Sofie

3 kisah proses memakai jilbab

1. Tahun : 1997, semester pertama kuliah.
2. Cerita singkat : pengen pake jilbab pas kelas 2 SMU tapi masih kusut ama pertanyaan dalam hati "apakah jilbab kewajiban setiap muslimah? atau hanya satu bentuk kebudayaan?" Setelah ketemu jawabannya (surat AN-Nuur:31, surat Al-Ahzab:33 dan beberapa hadits shohih), niat berjilbab semakin kuat, tapi adaaaaa aja hambatannya. Alhamdulillah niat itu kesampaian juga pas masuk kuliah
3. Kesan : memakai jilbab ibarat aku punya satu kunci lemari- yang didalamnya ada berbagai makanan ennak...

3 Hal tentang sekolah

1. Pendidikan Terakhir : S-1 Teknik Industri, STT Telkom Bandung
2. Rencana melanjutkan studi : Hmmm...
3. Sudah sesuai dengan cita-cita : ceritanya teh dulu nyasar, akhirnya sekalian nyari route jalan sendiri aja

3 hal tentang karir

1. Pekerjaan sekarang : istri masTham, teruss baru mau mulai jual-jualan niy, ayo dong ibu-ibu pada beli... hehehe
2. Seneng dengan pekerjaan : Alhamdulillah seneng
3. Ambisi dalam karir : jadi istri sholehah trus punya usaha sendiri yang bisa dikerjain dari rumah

3 akhwat yg mau tak lempar

1. Dini
2. Mbak Astri
3. nYam
Ayo ayo.... dikerjain ya temen-temen...

Thursday, September 14, 2006

Makansutra: Nasi Lemak Pandan

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kalo lihat nasi warna putih atau kuning mungkin sudah biasa. Tapi hijau?



Ternyata enak. Apalagi dengan lauk-pauk di sekelilingnya. Ada serunding daging sapi, rendang ayam, lalapan ketimun, ikan asin yang kriuk-kriuk, kacang goreng, telor rebus plus keropok. Oiya, sambal belacan plus ikan bililsnya mantab. Porsinya pas dengan perut saya. Ditambah lagi, bisa delivery order, sampai tepat didepan pintu rumah yang cuma empat lantai lebih tinggi dari situ.

Jadi, klo lagi ada di daerah lorong ceylon dekat Bukit Bintang, silahkan mampir ke Soires @ level 4 Somerset KL.

Flower Power 1

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ini hasil obat itu...



Ada yang berminat? Alhamdulillah.... Karena sulaman tangan itu saya buat memang untuk dijual. Jangan malu dan jangan ragu, silahkan hubungi saya japri....

*TiapBajuDesignBunganyaBedaLho*

7 Things

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Ditimpuk PR (lagi) ama Susi. Yang ini agak susyeh… tiap point harus di isi tujuh, banyak amat sih Bu… Oiya, sorry ya agak telat

7 things scare me :
- Takut menjauh dari Alloh (dan aku nya ga merasa)
- Takut masuk neraka (semoga dijauhkan dari siksa api neraka)
- Takut ditinggalkan orang-orang yang aku cinta
- Takut dipaggil Alloh saat belum siap
- Takut lihat masTham cemberut, asli jadi jutek banget deh
- Takut sama orang jahat (apalagi penguntit)
- Takut ama anjing, soale waktu kecil pernah dikejar-kejar anjing ampe aku jatuh, untung yang punya nya keburu dateng…

7 Random songs at the moment
Waduh, biasanya klo lagi ngompie ga dengerin lagu. Jadi ga ada list nya. Yang ada aku nyanyi-nyanyi sendiri ajah hehehe…

7 things that i like the most
- Lihat senyum masTham pas berangkat kerja
- Baca, lihat atau pegang sesuatu bernama handicraft
- Sekarang lagi seneng bikin sulam tangan
- Pulkam ke Bekasi, makan masakannya mama
- Pulkam ke Kediri, enak lihat kebon sing ijo royo-royo, apalagi pas musim buah, wuihhh sedap
- Nyoba resep baru terus masTham bilang “ennak”
- Ketemu temen-temen, apalagi klo ada makanan nya hehehe7

important things in my bedroom
- MasTham
- Kasur dan teman-temannya
- Kipas angin, berhubung rumah yang sekarang ga ada AC nya, jadi klo tidur kipas manteng terusss
- Selimut tipis
- HP (buat alarm)
- Tissue
- Minyak kayu putih

7 Random facts about me
- Paling ga bisa shopping, apalagi sendirian, musti ada yang nemenin buat second opinion klo bela-beli
- Gampang meneteskan air mata, cieh… Klo nonton bareng masTham ada adegan sedih, mataku udah basah eh malah diketawa-in
- Gampang tidur, susah bangun (alias pelor), hii maluw
- Seneng banget makan rujak buah
- Mad about handicraft, dari kardus bekas sampe benang bisa disulap jadi barang berguna (dengan catatan, klo lagi mood yaaa). Kata seorang teman, persis pemulung, suka ngumpulin barang ga jelas
- Klo lagi sebel ato marah biasanya diam seribu bahasa
- Klo baru kenal ama orang biasanya agak pendiem, setelah akrab baru lancar

7 things I said the most
- Ya Alloh
- Astagfirullah
- Masss
- Pak e
- Mas itu lho
- O gitu
- Subhanalloh

7 things I pla before i die :
- Naik Haji bareng suami plus ortu
- Jadi istri yang sholehah
- Punya anak banyak dan semuanya berhasil
- Jadi ibu yang baik
- Pengen nyenengin ortu & mertua
- Pengen punya toko yang ngejual hasil karya ku sendiri terus laris manis
- Kalau tua pengen tinggal di desa yang adem tentrem

7 friends i want to pass this on
kamu ber-tujuh yang udah baca blog ini ^_^

Selesai sudah pekerjaan yang melelahkan ini. Besok-besok ga mau yang serba tujuh ah… Maksimal empat aja ya…. Hehehe nawar…

Thursday, September 07, 2006

Hmm.... yummy

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Abis blogwalking, nemu ini.... jadi kepengen lagiiiiii....



(more...)

PR 1, My Secret...

BismillaaHirrohmaanirrohiim

PR yang satu belum dikerjain, udah ditimpuk PR yang lain, wadow... First come first serve aja kali ya... Yang dari mbak Elda dulu.

Favourites

Colour : biru, biru dan biru (masTham juga ternyata suka biru)
Food: apa aja, terutama yang gurih, asin, asem, pedes
Song : apa ya... ??
Movie : biasa aja, ga terlalu seneng nonton film. Klo nonton dirumah, jarang nonton sampe selesai, keburu ketiduran hehehe...
Sport : dulu sih berenang, sekarang cukup jalan ditempat

Currents

Mood : dingin, hah? maksudnya kedinginan jadi pengen selimutan terusss, wah gawat nih!
Taste : apa aja, lagi ga pengen makanan tertentu
Clothes : dress bunga-bunga
Dekstop : gambar pedesaan, duh adem ayem tentrem
Toenail : ga diwarna-in, natural aja
Time : 06.02 pm
Annoyance : males padahal ada yang mesti dikerjain
Thoughts : pengen maen ke Craft Cultural Complex di sekitar Jl.Raja Chulan, sabtu aja kali ye...

First

First best friend : Imbar, jaman kelas 3 SD dulu
First crush : SD hehhe... gara-garanya dia tidur (sambil mangap) pas qta lagi kerja bakti acara perkemahan, capek bo. Akhirnya aku selipin sedikit garam dimulutnya. Klo diinget-inget lagi kok bisaan ya? brutal.com
First movie : apaan ya? lupa...
First lie: wah lupa juga...
First music : lagu anak-anak jadul...

Last

Last cigarrete : ga pernah ngerokok je...
Last drink: LASSI yoghurt
Last car ride : taxi dari KLIA ke lorong ceylon
Last crush : addda ajah...
Last phone call : masTham
Last CD played : SmallVille

Have you ever

Dated one of your best friend : ngga
Broken the law : kaya'nya sih ngga juga...
Have you been arrested : naudzubillah min dzalik, jangan sampe deh...
Skinny dipped : ga pernah kaya'nya
Kiss someone you donno: ngga pernah

Alhamdulillah selesai juga, sekarang gilirannya:
Teh Nci
Susi

Friday, September 01, 2006

Teh Inong...

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Teh, aku masih inget februari lalu, waktu aku mau pindahan ke Jakarta. Temen-temen ngadain acara perpisahan dirumah teteh, ada bingkisan nya segala lagi. Sedih... karena harus pisahan ama temen-temen, tepatnya keluarga di Sg.

Sekarang aku udah balik lagi ke Sg.

Rabu malam dapet kabar dari sini, awalnya aku pikir teteh pingsan biasa. Tapi kenapa sampai koma? di ICU?

Teh, kemarin siang aku ke rumah sakit. Kaya' mimpi, beneran yang di ranjang itu teh inong? Aku sampe ga bisa ngomong apa-apa, hanya buliran hangat keluar dari mata. Aku elus tangan teteh, ga ada reaksi. Teteh tetep diam...

"Ya Alloh, berikanlah yang terbaik buat teh Inong. Kalau memang kesembuhan itu baik buat teteh, sembuhkanlah ya Alloh. Cabut penyakitnya supaya teh Inong bisa kembali di tengah keluarga. Tapi jika tidak, Engkau lah pemilik segalanya."

Tadi pagi, sms masuk ke hp ku
"Teteh udah pergi...."

Innalillahi wa inna ilahi roojiun
Setiap sesuatu milik Alloh dan kepada Alloh juga kembali nya.

Teh, pagi ini aku ke rumah teteh. Ternyata dari rumah sakit teteh langsung ke Kallang. Aku nyusul ke sana. Setelah itu, kita mengantar teteh sampai ke Changi.

Hanya bingkisan doa yang kuberikan,
"Ya Alloh, ampunilah teh Inong...
Ya Alloh, sayangi teh Inong...
Ya Alloh, terimalah semua amal kebaikan teh Inong..."

Teh, walaupun secara fisik teteh udah ga disini lagi, tapi masih tetap ada di hati kita. Seorang sahabat yang baik hati... My inspiring woman ...

Semoga Alloh memberikan kesabaran buat keluarga yang ditinggalkan.

*Singapore yang mendung kelabu sejak kemarin*

Links
inong
artikel
update

Sunday, August 27, 2006

Naik Taksi di Kuala Lumpur

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Agak berbeda dari taksi di Singapore. Secara pribadi, saya merasa lebih nyaman dan lebih aman ketika naik taksi di pulau mungil itu.

Begitu buka pintu taksi dan menyebutkan tempat tujuan, biasanya pak supir langsung nyebut tarifnya, tarif sistem nembak. Argometer baru berfungsi kalau kita naik taksi dengan pesan lebih dulu melalui telepon. Atau kalau yang naiknya adalah orang-orang lokal alias orang Malaysia nya. Atau anda sedang beruntung saat itu.

Kalau tujuan nya jauh biasanya saya pesen dulu lewat telpon, tapi kalau yang deket-deket, coba menyamar jadi orang Malay heheheh… cakap melayu lah :p kalau dari penampilan udah mendukung khan? ^_^

Nah, tarif sistem nembak gini, ada plus minusnya juga. Plusnya, kalau ternyata dijalan macet (karena sesuatu yang tidak terduga), kita ga perlu resah dan gelisah bolak-balik ngelihat argo karena tarifnya udah ketahuan diawal. Minusnya, Kalau kita ga tau tempat tujuan. Bisa jadi tarif hasil nembak tadi sangat sangat mahal dibanding tarif argo.

Ceritanya dari Lorong Ceylon mau makan malam seafood di Kampung Baru. Sekitar jam 8 malam.
Kata pak supir: “Dah tau tempat nye ke?”
Teman: “Belum tau.’
Pak supir: “ok, RM 20, jam lah…”
Teman: “Ok lah.”

Oalaaaaa ternyata tempatnya deket. Pulangnya kita naik taksi ber-argo, ongkosnya tak lebih RM 5 saje! Haiyooo, yang bener dong pak cik, masa’ nembaknya sampe 4x lipat. Mungkin sebelum pergi, bisa tanya dulu ke satpam atau recepcionist atau siapa aja lah yang kita kenal, kira-kira tempat yang kita tuju itu jauh/deket, kira-kira berapa ongkosnya. Jadi kena tembaknya ga terlalu parah.

Ada lagi, pernah ga kita pengen nya pergi ke tempat A tapi pak supir (sepertinya) maksa kita pergi ke tempat B? Yang kaya’ gini cuman saya alami waktu di KL. Ceritanya siang-siang, mau ke Kinokuniya di KLCC.

Pak supir: “Nak shopping ke.”
Saya: “Tak lah. Cari buku.”
Bla bla bla…. Sebenernya saya kurang suka ditanya-tanya atau ngobrol waktu di taksi saat sedang sendirian. Kecuali kalau di nanya mau ke mana atau lewat mana.

Pak supir: “Elok lagi kalau awak pegi ke Chaw kit lah. Di sane ade kedai buku, murah lagi dibanding KLCC.”

Mengingat cerita seorang teman yang kehilangan Nokia communicator plus RM 1000 saat sedang di Chaw Kit, tanpa perlu pikir panjang,

Saya: “Tak payah lah, kita ke KLCC saje.”

Rupanya pak supir ini belum putus semangat, tetep aja dia ngomong ngalor ngidul, yang intinya menyarankan (lebih tepatnya, memaksa) saya untuk pergi ke Chaw Kit. Sampai saya sempet curiga juga, kenapa sih nih orang maksa banget nyuruh saya ke Chaw Kit. Lagian kalau saya ke KLCC apa ruginya dia.

Malah dia sempet bilang,
Pak supir: “Nanti saye antar awak ke kedai buku tu. Lepas tu awak boleh cari buku yang awak mau, banyak pilihan lagi. Saye boleh tunggu dekat situ. Nanti saye antar balik awak.
Saya: “Lha kok enak e dewe! Masa’ saya mau jalan-jalan harus tergantung ama dia.”, tapi ini cuman dalam hati aja.

Dan tanggapan saya masih tetap sama,
Saya: “Tak payak lah, ke KLCC saje.”

Hmmm… Klo ada dalam situasi ini, seharusnya saya bisa lebih tegas.
“Antar saya ke KLCC atau saya turun disini!” (tapi turunnya di tempat keramaian yah).
Selesai.

Masih ada lagi yang lebih aneh. Tolak dengan tegas kalau pak supir mau membawa penumpang lain ditengah perjalanan! Kan kita sudah menyewa taksi itu sampai ke tempat tujuan. Yang lebih penting lagi, kita ga tau orang yang akan naik nanti (dan akan sama-sama dengan kita berada didalam taksi) punya niat dan kelakuan jahat atau tidak. Bukan nya suudzon tapi waspada.

Oiya, di kuala Lumpur (saya kurang tau ini berlaku diseluruh Malaysia atau ngga), ada peraturan (biasanya tertulis di stiker kaca samping), saya tidak hapal redaksinya, tapi intinya, klo dua orang atau lebih naik dalam satu taksi harus turun pada satu tempat yang sama. Kalau tidak? Setiap orang dikenakan biaya perjalanannya masing-masing.

Misalnya begini. Saya, mbak Elda plus Nisi naik taksi bareng-bareng dari Bedok (pinjem nama nya yah kawan-kawan). Mbak Elda turun di Holland, Nisi turun di Clementi dan saya turun di Jurong West (searah jalur MRT hehehe).

Kalau situasi seperti ini, dengan setting Malaysia dan dengan peraturan diatas. Mbak Elda harus bayar ongkos Bedok-Holland. Nisi mbayar ongkos Bedok-Clementi. Saya mbayar ongkos Bedok-Jurong West. Walaupun kita naik taksi yang sama dalam waktu bersamaan. Wuihhh…. Untung banyak yak pak supir nya!

Tapiiii pasti ada juga kok supir taksi yang baik-baik. Pengalaman diatas cuma buat jaga-jaga aja, kalau ada yang mengalami situasi serupa. Semoga bermanfaat…

Wednesday, August 16, 2006

Obat Pembunuh Bosan

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Dari tanggal 6 sampai 25 Agustus nanti ceritanya saya dan masTham sedang menumpang di tempat jiran (baca: tetangga). Kata masTham sih tempatnya lumayan ditengah kota. Dekat KLCC dan 15 menit berjalan kaki ke Bukit Bintang Plaza dan Lot 10.

Hmmm…. Dari rumah saya udah mikirin, selagi masTham di kantor saya ngapain ya? Apa ga bosan seharian sendiri? Bolak-balik ke mall atau plaza? Ah, kaya’nya ga asik deh. Selain gempor, juga bikin kantong tekor.

Akhirnya mulai mikir obat yang manjur buat membunuh bosan yang sangat mungkin timbul nanti. Cari punya cari, hitung punya hitung, akhirnya ketemu juga obatnya. Yippiii…

Btw, obat ini agak susah dicari di apotik, bahkan mungkin ga ada. Beberapa saya bawa dari Bekasi dan sisa nya dapet di Spotlight :D

Ini dia obat-obatan saya. Kita lihat saja apa jadinya nanti…

Sempurnakan Harimu

BismillaaHirrohmaanirrohiim

Kemarin pencet-pencet remote TV. Eh ada acara kuis, 3 orang peserta, 1 orang host plus sebuah layar monitor.

Host: “Kita lihat video berikut”.

Muncul cuplikan video klip Krisdayanti, lagu Yang kumau.
“Mungkin nanti yang ditanya judul lagu nya”, begitu kata batin saya.

Host: “Ya, itulah Krisdayanti, artis Indonesia, dengan lagu Yang Kumau. Pertanyaannya adalah, didalam cuplikan tadi, selain frame foto, benda apa lagi yang tergantung di dinding?”

Ha??? Ngga salah nih…. Hihihi ga merhatiin segitu nya deh.

(jawabannya: jam)
*****

Soalan (baca: pertanyaan) selanjutnya, muncul cuplikan film. Dalam hati masih berharap, “Mungkin pertanyaannya nama artis atau nama sutradara atau tahun keluarnya film”.

Host: “Cuplikan film Gila-Gila Penngantin diperankan oleh xxxx (aku ga ngeh nama artisnya). Pertanyaan adalah, dalam adegan tadi, berapakah jumlah kursi yang ada didekat tiang rumah?”

Whua hahahaha…. Ini kuis atawa ngabodor sih? Asli deh, lucu banget karena pertanyaan nya sesuatu yang ga disangka-sangka.

Untungnya aku cuma sempet nonton dua pertanyaan terakhir ini. Kalau nonton dari awal mungkin bisa sakit perut karena ketawa ga karuan.

Btw, nama kuisnya Sempurnakan Harimu, di TV3 malaysia, Selasa sore. Ga tau gimana nyambungnya antara nama kuis ama isi kuis nya. Mungkin maksudnya Sempurnakan Harimu dengan Tertawa hihihihi…. :D

Thursday, July 27, 2006

Sirloin Steak



BismillaHirrohmaanirrohiim

Yang ini hasil berhalo-halo ama Nisi (Sorry ya bu, gangguin cibang cibung nya hehehe). Praktis, sekali masak langsung siap saji.

Bahan sirloin:
Beef sirloin
BBQ sauce
Bawang putih, keprek
Merica bubuk

Cara membuat:
1. Campur semua bahan, diamkan beberapa saat. Makin lama, bumbu rendaman nya makin menyerap.
2. Bakar hingga sirloin nya matang & wangi. Angkat.

Bahan cheese fries:
Kentang
Keju cheddar
Mayonnaise
Daun bawang, iris halus

Cara membuat:
1. Goreng kentang hingga matang. Angkat.
2. Taburi dengan parutan keju, mayonnaise dan daun bawang.

Pelengkap:
Aneka sayuran (apa aja, suka-suka), rebus.
Saus tomat
Saus cabe

Penyajian:
Sajikan sirloin, cheese fries dan bahan pelengkapnya.

Tiramisu



BismillaHirrohmaanirrohiim

Ini dia salah satu kue hasil cooking class di tempat Nisi beberapa hari lalu.
Begitu sampe rumah, udah disambut masTham, "Aku beli egg tart", sambil senyum2.
"Yaaa mas, kan aku udah bilang mau cooking class. Aku bawa kue lumayan banyak niii."
Soalnya egg tart itu most wanted cake-nya masTham sejak di Singapore. Jangan-jangan ntar tiramisu nya di cuekin lagi, ga laku.

Besok paginya,
"Mas mau sarapan apa?"
"Egg tart"
"Mau tiramisu nya ga?"
"Ngga ah, egg tart aja."
Tuh kan.... kue ku di cuekin.
Akhirnya masTham sarapan pake egg tart, aku pake tiramisu.
"Mau coba kue nya ga mas?" Hehehe ngrayu2 dikit.
"Boleh deh", satu suapan masuk
"Hmmm enak, ada rasa kopi nya".
Dua suapan, tiga... tak terasa sepotong (besar) tiramisu sukses menemani sarapan kami.

Ini dia resepnya (Nis, kalo ada yang keliru tolong benerin ya)

Bahan:
Sponge cake
4 butir kuning telur
100 gr gula pasir halus
250 gr mascarpone cheese
300 ml whip cream cair
50 gr gula halus
coklat bubuk secukupnya

Air kopi:
2 sdm kopi instant
2 sdm gula pasir
air panas secukupnya

Cara membuat:
1. Kocok kuning telur hingga berwarna agak keputihan. Masukkan gula pasir halus. Kocok diatas air yang sedang dimasak. Kocok hingga gula larut. Sisihkan (a).
2. Kocok mascarpone cheese, masukkan gula halus. Kocok hingga mengembang. Sisihkan (b).
3. Kocok whip cream hingga kaku. Sisihkan (c).
4. Campur bahan a, b dan c. Aduk rata (campuran cream).
5. Masukkan lapisan sponge cake dalam loyang, siram dengan air kopi sampai basah dan merata.
6. Oles dengan campuran cream. Kira-kira setebal sponge cake nya.
7. Lapisi lagi dengan sponge cake, siram air kopi dan oles dengan cream.
8. Masukkan dalam kulkas hingga agak beku (biar mudah di potongnya). Taburi coklat bubuk. Sajikan dingin.
Hmmm...

Kocok disini maksud nya dikocok dengan mixer.

Foto kue-kue lainnya lihat ama Dini aja ya...

Sunday, July 23, 2006

Ga Jelas! Penguntit?

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Setelah baca ini, jadi inget pengalaman ku sendiri...

Kira-kira seminggu lalu. Pagi-pagi anter masTham ke policlinic di Clementi. Selesai diperiksa, masTham langsung ke kantor terus aku yang antri ambil obatnya.

Urusan policlinic selesai, langsung turun ke bawah menuju Fair Price sambil nelpon masTham.

Begitu sampai Fair Price langsung ke arah buah-buahan, nyari longan alias kelengkeng. Kebetulan letaknya ga jauh dari pintu masuk/keluar. Lagi asik milah-milih buah, tiba-tiba ada yang menyapa.

Stranger : "Assalaamu'alaikum"
Seorang laki-laki berwajah Bangladesh/Pakistan/India berjalan menuju saya sambil berusaha memasang wajah ramah.
Aku : "Wa'alaikumsalam".
Melihat sepintas setelah itu melanjutkan milah-milih buah. Laki-laki tadi sekarang persis ada di sebelah kiri saya sambil milah-milih buah juga tapi teu niat pisan.
Stranger : "Are you Singaporean?"
Aku : "No"
Stranger : "From Indonesia?"
Aku : "Yes"
Stranger : "What's your name?"
Aku : "What for?"
Wah, mulai ga beres nih, batin ku. Mulai terasa ga nyaman di interogasi gini. Mungkin orang ini salesman atau lagi survey sesuatu, tapi kok didalam supermarket. Biasanya kan ditrotoar jalan (kaya' di sepanjang jalan Orchard).
Eh, dia langsung ganti pertanyaan...
Stranger : "Are studying or working here?"
Aku : "NO, i live here with my husband."
Stranger : "ok", sambil ngeloyor pergi, keluar Fair Price.

Hah ??? Maksud lo ??? Jadi dia sengaja masuk Fair Price cuma buat meng-interogasi aku terus keluar lagi. Seperti nya dia mengira aku maid dari Indo. Terus klo yang ditanya-tanya beneran maid, mau di apa-in ya? Atau klo misalnya masih single kenapa ya?

Langsung deh berbagai pikiran buruk melintas di kepala. Apalagi ini kejadian kedua kalinya, di Clementi central juga dan dengan oknum sejeis pula (kejadian pertama silakan baca disini).

Mungkin laki-laki itu sudah menguntit aku dari tadi, cuma aku nya aja yang ga ngeh. Soalnya sepanjang jalan dari policlinic ke Fair Price aku kan nelpon masTham jadi ga perhatiin sekitaran. Dan yang bikin dongkol, aku baru nyadar klo dia penguntit dan (mungkin) berniat jahat setelah orang itu keluar dari Fair Price, arghhhh ! Benar-benar bikin bad mood seharian itu.

Sekarang, aku kaya'nya agak trauma gitu. Klo lihat orang dengan ciri-ciri diatas, langsung high alert. Supaya ga ada kejadian yang ketiga kali. Ya Alloh, mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi.

Once more, less crime doesn't mean no crime. Be carefull !

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Monday, July 17, 2006

6 Kenangan Ter...

Assalaamu'alaikum Wr.wb.

Baru sekali ini dapet PR hehehe... Jadi inget lagi kenangan2 yg lalu.

6 kenangan terburuk:
1. Awal februari lalu jauhan ama masTham. Aku di Bekasi dan masTham di Afrika (Zimbabwe). Hwuaaa.... waktu terasa lamaaaa banget. Susah telpon2an, sms-an, email2-an. Cuma bertahan 4 bulan lebih dikit setelah itu qta balik lagi ke Sg, hidup bersama. Jangan pergi jauh2 lagi ya mas..

2. Setelah nikah, ikut masTham ke Sg. Pamitan ama ortu, terutama ama mama. Sedih banget... Soale aku anak perempuan satu2 nya di keluarga, jadi deket banget ama mama.

3. Pernah ikut rekrutasi salah satu perusahaan penerbangan (nama nya ogah aku sebut!). Ikutin macem2 tes nya, mulai dari Tes Potensi Akademik, IQ, discussion group, bahasa inggris, tes kesehatan, narkoba free, interview, dll, dsb, etc.. Dari tes awal sampe akhir kira2 6 bulan-an. Di tahap terakhir, lulusan Teknik Industri tinggal 3 orang, semua nya alumni PT di Bandung, 2 orang cowok dan 1 cewek (diri ku). Bad news nya, cuma aku yg ga keterima. Hwuaaa :'(

4. Ini waktu ikut rekrutasi perusahaan minyak. Untuk wilayah Jabotadebek, lolos ampe tahap terakhir. Dan lagi-lagi ga keterima... Untung nya prosesnya ga selama di perusahaan penerbangan.

5. Pisahan ama temen2 di Bandung. Setelah lulus kuliah cerita nya balik lagi ke kampung. Padahal udah terlanjur jatuh cinta ama Bandung euy. Cinta ama suasana nya (walaupun mepet sawah tapi hati tenang), ama orang2nya, ama makanannya (murah meriah gitu lho), ama kegiatan2 disana... Mau ngga mau tetep harus say good bye ke temen2 kost-an di PGA 54, temen2 ta'lim, temen BKM, temen2 kuliah... Still miss u friends.

6. Pindahan ke Bandung buat kuliah. Di rumah udah nangis bombay karena mesti pisahan ama mama. Eh sepanjang perjalanan Bekasi-Bandung (dulu belum ada tol cipularang lho ya...) tetep aja berlinangan air mata.

6 kenangan terindah:
1. Bisa serumah dan sekamar lagi ama masTham pertengahan Juni lalu. Ahhh senangnya :)

2. Punya teman2 yang baik hati, tidak sombong dan suka menolong (kaya' pramuka ajah) di pulau mungil ini. Awal2 ke Sg, asli BT banget, bosen ga punya temen. Alhamdulillah ga berlangsung lama :)

3. Pas nikah ama masTham. Alhamdulillah... Baarokallohu...

4. Dapet kerja, punya duit sendiri :) Alhamdulillah proses rekrutasi nya juga cepat, ga lebih dari sebulan. Klo rejeki emang ga akan kemana.

5. Lulus kuliah. Serasa beban 1 ton (majas hiperbola) terangkat dari pundak ini hehehe...

6. Keterima jadi asisten di Lab. Gambar Teknik (GarTek). Awalnya, aku mau kuliah di Teknik Arsitektur, tapi ga keterima. Jadi lah masuk Teknik Industri dan pelampiasannya di GarTek itu :)

Nisi, PR nya udah dikerjain ya. Selanjutnya giliran nYam. Hayo nYam, dikerjain ya...

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Thursday, July 13, 2006

Putri

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Baruuuu aja kemarin aku denger cerita tentang Putri Nadine dengan "Indonesia is a beautiful city" dan "my admire...." -nya. Lagi blogwalking, ehhh nemu petikan wawancara nya di tempat nYam. Aduh Putri.... please dong ah...

Maluw.com plus GakRela.com klo lebih dari 101.625.816 perempuan Indonesia (data dari sini) diwakilkan seorang Nadine Chandrawinata. Ga ada yang lain apa ?????

Dari dulu sebenarnya aku ga setuju klo Putri Indonesia ikut ajang Miss Universe. Dari yang awalnya malu2, ke ajang miss universe cuma sebagai penonton atau pengamat, sampai akhirnya beneran jadi salah satu partisipan.

Dari sekian kali pengiriman putri ke miss universe, apakah ada dampak positif nya secara langsung (ato tidak langsung) buat Indonesia di mata dunia? Buat perempuan Indonesia dimata dunia? Buat wanita Indonesia di negara nya sendiri? Klo ada yg tau jawabannya, kasih tau aku yah... Dan alasan2 lainnya.

Apalagi setelah denger wawancara nya Putri Nadine, kira-kira image seperti apa ya yang ditangkap dunia tentang Indonesia?

Btw, kira-kira berapa ya uang yg harus dikeluarkan negara untuk mengirim putri ke ajang pemilihan ratu sejagat itu? Aku pikir akan lebih bermanfaat klo uang digunakan untuk membantu perempuan2 Indonesia yang putus sekolah.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Sunday, July 09, 2006

Ayam Rica-Rica

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Dapet resep dari teh Inong. Seperti biasa, ditambah cabe rawit utuh (alias chili padi), jadi klo mau tambah pedes tinggal di potek aja cabe nya :) Aku nyoba pake drumlet. Klo diganti chiken wing kaya' nya lebih ok karena sayap kan banyak lipatannya jadi bumbu2 banyak yg nyelip di situ, sedappp :p Nah, ini resep aslinya...

Bahan:
1 ayam, potong-potong
1 batang sereh, keprek
5 siung bawng merah, iris halus
1 lembar daun pandan, ikat
5 lembar daun jeruk, buang tulang nya
50 ml air
1 buah jeruk nipis, ambil air nya
minyak goreng

Bumbu halus:
10 buah cabe merah
15 buah cabe rawit
5 siung bawang putih
5 cm jahe
(cabe merah dan cabe rawit disesuaikan selera masing-masing)

Cara membuat:
1. Tumis bawang merah, serai dan daun pandan sampai wangi.
2. Masukkan bumbu halus dan daun jeruk, aduk rata.
3. Masukkan ayam, aduk hingga ayam berubah warna.
4. Masukkan air jeruk, aduk rata.
5. Masukkan air, kecilkan api, tutup. Ungkep hingga air agak kering sambil sesekali diaduk.
6. Sajikan hangat

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.