Friday, January 20, 2006

Stop Penyiksaan terhadap Anak!

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Di Banten seorang ibu tega membakar 2 orang anaknya, umur 11 bulan dan 2 tahun. Si kakak akhirnya meninggal akibat luka bakar yang parah.

Di Manado, seorang balita cantik menderita lebam-lebam karena dianiaya bapak tiri nya plus beberapa luka bekas sundutan rokok di kakinya.

Ditambah dengan Tia, bocah berusia 8 tahun, yang bagian kakinya disetrika oleh bapaknya.

Dewi, 7 tahun, harus menginap dirumah sakit setelah si bibi menyiram kakinya dengan air panas, ditambah lagi dengan menyiram kemaluannya dengan air cabai. Selama ini memang Dewi diasuh paman dan bibinya.

Menurut data dari Komnas Perlindungan Anak, selama tahun 2005 ada 604 kasus penyiksaan terhadap anak *ini yang dilaporkan lho, mungkin masih banyak kasus serupa diluar sana yang luput dari pantauan*.

***
Semua saya dapat dari berita di SCTV. Ah... miris aku ndengarnya...

Misalkan, kalau kita dititipi buku oleh sorang teman. Masa' sih kita mau robek-robek atau ngerusak buku itu. Kemungkinan besar kita malah berusaha menjaga buku itu dengan baik. Nah, begitu juga dengan anak, terlebih lagi kalau Alloh yang langsung menitipkannya.

Ah...
Disaat para pasutri berharap, berdoa dan berusaha untuk bisa punya anak, ternyata ada juga orang tua yang tega menyiksa anaknya.

Jadi...
Stop penyiksaan terhadap anak!

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

1 comment:

Ellen Widyasari said...

iya..bener2 spicles denger berita itu..dimanakah hati nurani??